JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan sejumlah penyesuaian menu.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Kota Sumenep, Mohammad Kholilur Rahman, menyatakan bahwa perubahan ini bertujuan agar makanan tetap dapat dikonsumsi siswa meskipun mereka sedang berpuasa.
“Program tetap berjalan, hanya menunya yang disesuaikan. Makanan akan disiapkan agar bisa dibawa pulang,” ujar Kholilur, Jumat (28/2/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika sebelumnya MBG menyajikan menu berupa nasi dan sayur, selama Ramadan komposisinya diubah menjadi makanan yang lebih tahan lama, seperti roti manis, susu, kurma, jeruk, dan telur ayam.
Selain itu, wadah makanan yang biasanya digunakan akan diganti dengan totebag agar lebih praktis bagi siswa.
Pelaksanaan program ini berlangsung mulai 6 hingga 25 Maret 2025, menyesuaikan dengan jadwal masuk sekolah selama Ramadan. Pendistribusian dilakukan setiap pukul 09.00 WIB.
“Setelah lebaran, menu akan kembali seperti sebelumnya. Penyesuaian ini hanya berlaku selama Ramadan,” tambahnya.
Program MBG di Sumenep mencakup 2.965 siswa dari 18 lembaga pendidikan, mulai tingkat PAUD hingga SMA.
Kholilur menegaskan bahwa meskipun ada perubahan menu, prosedur distribusi dan standar gizi tetap dipertahankan guna memastikan manfaat program ini maksimal bagi anak-anak penerima.
“Penyesuaian ini dilakukan untuk tetap memenuhi kebutuhan gizi siswa di tengah perubahan pola makan selama Ramadan,” pungkasnya.
Dengan strategi ini, pemerintah daerah memastikan bahwa program nasional tersebut tetap berjalan optimal tanpa mengganggu ibadah puasa peserta didik.
Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi anak sekolah, terutama bagi kelompok usia rentan.
Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan program tetap memberikan manfaat meskipun dalam suasana Ramadan. (REDJAVA****)









