JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kehutanan dan Ketahanan Pangan (DKPP) Sumenep mengeskpor perdana bawang goreng varietas Rubaru ke negara Eropa yaitu Belanda.
Acara tersebut dilepas secara simbolis Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang berlangsung di Halaman Kantor Pemkab Sumenep Jalan Dr Cipto, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Rabu (01/11/2023).
Tampak hadir di acara tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sekdakab Ir Edy Rasyadi, MSi, Kadis KPP, Arif Firmanto, SP, MSi dan PT Permata Indah Rubaru.

Selain itu turut hadir, Asisten II Sekretariat Daerah (Setdakab) Sumenep, Abdul Madjid Sos, MSi, Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar SE, MM.
Pelepasan ekspor perdana Bawang Merah di halaman Kantor Bupati ke negeri Belanda ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap upaya yang telah dilakukan Koperasi Permata Indah Rubaru melalui PT PIR.

“Dengan adanya perusahaan ini tentunya telah memberikan solusi dari persoalan klasik yang sering dihadapi petani, khususnya dalam hal kegiatan pasca panen bawang merah,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo disela-sela kegiatan.
Orang nomer satu di Kabupaten Sumenep itu juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada kementerian Pertanian RI yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan melalui program Project Upland.
Dimana Program Project menurutnya telah memberikan stimulan yang signifikan pada kegiatan pertanian dari hulu sampai hilir. Dengan dukungan seperti ini, sektor pertanian memilih prospek yang cerah.

“Kita percaya dan yakin, sektor pertanian itu memiliki prospek yang cukup baik dan cerah. Maka dari itu dibutuhkan komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian, khususnya di kalangan petani muda,” ungkapnya.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan betapa pentingnya kerja sama antara Pemerintah Daerah, Pemeriksaan Pusat dan para pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian.
“Dengan ekspor perdana ini, diharapkan akan semakin banyak peluang untuk melakukan ekspansi dan peningkatan produksi bawang goreng varietas Rubaru,” imbuhnya.

Suami dari Politisi PDI-P Nia Kurnia Fauzi itu menambahkan pihaknya merasa bangga atas pencapaian ini. Dan ini bukti bahwa pertanian di Sumenep memiliki potensi yang cerah.
“Dengan dukungan yang kontinyu, sektor pertanian di Kabupaten Sumenep akan terus berkembang dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan petani yang ada,” pungkasnya.
Perlu diketahui varietas Bawang Rubaru yang telah dihasilkan oleh PT PIR mendapatkan pengakuan dan permintaan yang tinggi baik di pasar lokal ataupun internasional. (REDJAVA****)










