JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP – Suasana penuh semangat menyelimuti kantor PLN ULP Sumenep pada Rabu (19/02), ketika 30 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Ghazali mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami sistem kelistrikan nasional.
Melalui program edukatif bertajuk “Belajar Langsung dari Sumbernya”, para peserta diajak menyelami lebih dalam proses produksi, distribusi, hingga pengukuran listrik secara interaktif.
Kegiatan ini dipandu oleh jajaran tenaga ahli PLN, termasuk Team Leader K3L UP3 Madura Afif Nur Wahyudi, Team Leader K3L ULP Sumenep Muhammad Manshur, dan Senior Officer Kinerja Dani Afandi.
Dengan metode yang inovatif dan penggunaan alat peraga canggih, mereka mengajarkan pentingnya keselamatan dalam pemanfaatan listrik serta bahaya dari unsafe act dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini merupakan jembatan pengetahuan yang menghubungkan teori di kelas dengan realitas dunia kerja di bidang kelistrikan. Kami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih kritis dan inovatif,” ujar Afif di sela-sela kegiatan.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian peserta adalah ketika mereka diajak menyaksikan langsung bagaimana listrik dialirkan hingga ke rumah-rumah serta memahami lebih lanjut tentang peran Alat Pengukur Pembatas (APP), perangkat yang sebelumnya hanya mereka kenal dari jauh.
Sementara itu Kepala PLN ULP Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mencerdaskan generasi muda serta meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya listrik dalam kehidupan.
“Kegiatan ini adalah langkah awal dalam membangun pemahaman praktis bagi anak-anak muda tentang dunia kelistrikan. Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa listrik bukan hanya sekadar fasilitas rumah tangga, tetapi juga bagian dari pembangunan nasional dan transformasi energi,” ujar Pangky kepada media ini, Kamis (20/02/2025).
Pangky juga menambahkan bahwa program edukasi ini akan terus dikembangkan agar lebih banyak sekolah dapat merasakan manfaatnya.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, generasi muda Sumenep semakin tertarik untuk berkarier di bidang kelistrikan dan energi, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan,” singkatnya.
Apresiasi terhadap program ini juga datang dari pihak sekolah. Guru pendamping sekaligus wali kelas enam, menyatakan melihat antusiasme anak-anak dalam menyerap ilmu kelistrikan, kami yakin kegiatan seperti ini akan membuka cakrawala baru bagi mereka untuk berkarya di masa depan.
Dengan dedikasi tinggi, PLN ULP Sumenep terus berinovasi mendekatkan dunia industri kepada generasi muda, menjadikan setiap kegiatan edukatif sebagai fondasi kuat bagi pembangunan bangsa di era energi baru. (REDJAVA****)












