PKDI Sumenep Lahir, H. Obet Didapuk Jadi Ketua Perdana: Babak Baru Persaudaraan Pemimpin Desa

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Ubaid Abdul Hayat dikenal H. Obet Ketua PKDI Sumenep Periode 2025-2028

H. Ubaid Abdul Hayat dikenal H. Obet Ketua PKDI Sumenep Periode 2025-2028

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satu babak sejarah baru resmi ditorehkan para kepala desa di Kabupaten Sumenep.

Dalam momentum yang sarat makna dan dinamika organisasi, Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sumenep resmi dibubarkan dan digantikan oleh wadah baru bernama Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI), Selasa (14/5/2025).

Transformasi ini dikukuhkan melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum itu, secara aklamasi, H. Ubaid Abdul Hayat Kepala Desa Pinggirpapas yang lebih dikenal dengan nama H. Obet terpilih sebagai Ketua PKDI Sumenep periode 2025–2028.

Terpilihnya H. Obet menjadi simbol perubahan. Bukan sekadar pergantian nama organisasi, tetapi juga lahirnya semangat baru untuk memperkuat solidaritas, transparansi, dan kemitraan antara kepala desa, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Baca Juga :  Buka Bersama Tokoh Agama dan Mahasiswa, Polres Sumenep Tegaskan Komitmen Berantas Kegiatan Ilegal

Musdalub ini turut dihadiri sejumlah tokoh strategis, termasuk Kepala DPMD Sumenep Anwar Yusuf Sahroni, Kabid Pemerintahan Desa, para ketua AKD tingkat kecamatan se-Kabupaten Sumenep, serta Dewan Pembina AKD, Ahmadi Yasid, S.H., M.H., yang menyatakan dukungan penuh atas lahirnya PKDI sebagai bentuk penyegaran organisasi yang dinamis dan adaptif.

Dalam keterangan yang diterima media ini, ketua terpilih, H. Obet menyampaikan komitmen kuat untuk membawa PKDI menjadi organisasi yang solid, profesional, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan tanggung jawab kolektif untuk melahirkan gerakan kepala desa yang inklusif, terbuka, dan transformatif. PKDI adalah rumah bersama, tempat kita tumbuh, belajar, dan saling menguatkan untuk memajukan desa,” kata H. Obet, Rabu (14/05/2025) malam.

Lebih dari sekadar kepemimpinan struktural, H. Obet menawarkan visi kepemimpinan kolaboratif.

Baca Juga :  Menyulam Cahaya Ramadan: SMAN 1 Sumenep Ciptakan Generasi Berkarakter dengan Pondok Spiritual

Dirinya menegaskan bahwa kepala desa kini dituntut menjadi aktor perubahan yang mampu membangun jejaring lintas sektor pemerintah, swasta, media, hingga lembaga non-pemerintah.

“Kami siap menjalin kemitraan yang lebih erat dengan semua elemen: aparat penegak hukum, pemerintah daerah, media, hingga LSM. Tata kelola pemerintahan desa harus transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dalam pandangannya, desa bukan lagi entitas administratif semata, melainkan episentrum pembangunan yang membutuhkan pemimpin adaptif, responsif, dan visioner.

Karena itu, PKDI akan mengutamakan penguatan kapasitas SDM kepala desa melalui pelatihan, lokakarya, hingga program inovasi desa berkelanjutan.

Tak hanya itu, H. Obet juga menekankan pentingnya kaderisasi kepemimpinan desa. PKDI, menurutnya, harus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi pemimpin desa masa depan yang berintegritas dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Kita tidak boleh membiarkan satu pun desa berjalan sendiri. Semangat kita adalah gotong royong dan kolaborasi. Melalui PKDI, kita ingin membangun ekosistem desa yang maju bersama dan tidak meninggalkan siapa pun di belakang,” pungkasnya.

Kepala DPMD Sumenep, Anwar Yusuf Sahroni, menyampaikan apresiasi tinggi atas kelancaran dan semangat demokratis yang ditunjukkan para kepala desa dalam Musdalub ini.

Baca Juga :  Pengamanan Unras Heliat di Kantor PT Garam Kalianget, Kapolres Edo : Kami Lakukan Dengan Persuasif dan Humanis

Ia berharap kehadiran PKDI menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun desa yang mandiri, modern, dan sejahtera.

Dengan resmi berdirinya PKDI Sumenep, era baru kolaborasi pemimpin desa telah dimulai.

Bukan sekadar pergantian nama, tapi kelahiran semangat baru: membangun desa dari akar, dengan kepala desa sebagai penggerak utama perubahan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU