JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ramadhan dimanfaatkan Kepolisian Resor (Polres) Sumenep untuk mempererat komunikasi dengan tokoh agama dan kalangan mahasiswa.
Melalui agenda silaturahmi dan buka bersama yang digelar di Aula Mapolres Sumenep, Jumat (27/2/2026), jajaran kepolisian membuka ruang dialog terkait isu-isu kamtibmas hingga penegakan hukum di Kota Keris.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Urip Sumoharjo No. 35, Desa Pabian, Kecamatan Kota itu dipimpin langsung Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto.
Turut hadir Sekretaris MUI Sumenep, Ketua DPD LDII Sumenep, perwakilan PD Muhammadiyah Sumenep, PCNU Sumenep, KNPI Sumenep, serta para ketua organisasi mahasiswa dan Presiden Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, AKBP Anang menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Melalui momentum silaturahmi ini, terlebih dalam suasana Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, diperlukan langkah sinergi bersama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumenep,” ujar Kapolres AKBP Anang Hardiyanto.
Sebagai pejabat baru di Sumenep, ia mengaku membutuhkan dukungan dan masukan dari para tokoh agama maupun mahasiswa guna membangun stabilitas daerah.
Dialog berlangsung dinamis. Ketua PC PMII Sumenep menyoroti keberadaan sejumlah kegiatan ilegal dan tempat hiburan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius aparat penegak hukum.
Sementara Koordinator BEM Sumenep berharap adanya sinergi konkret antara mahasiswa dan kepolisian, tidak hanya sebatas forum seremonial.
Menanggapi hal itu, Kapolres menegaskan komitmen institusinya dalam menegakkan hukum secara profesional dan proporsional.
“Penanganan terhadap oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran dilakukan secara transparan dan telah dipublikasikan. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran, termasuk oleh anggota sendiri,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa penindakan terhadap kegiatan ilegal akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing kasus.
“Sinergi diawali dengan komunikasi yang baik dan dilanjutkan dengan kolaborasi nyata demi kemajuan Kabupaten Sumenep,” tutup AKBP Anang.
Melalui kegiatan ini, Polres Sumenep berharap terbangun hubungan yang semakin solid dengan tokoh agama dan mahasiswa dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)












