Petani Panen Cabai Rawit di Bantu Babinsa Koramil 0827/15 Batuputih, Sekali Panen Capai 80 Kg

Selasa, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Panen Cabai Rawit di Bantu Babinsa Koramil 0827/15 Batuputih, Sekali Panen Capai 80 Kg, Selasa (08/11/2023)

Petani Panen Cabai Rawit di Bantu Babinsa Koramil 0827/15 Batuputih, Sekali Panen Capai 80 Kg, Selasa (08/11/2023)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Naiknya harga cabai di pasaran disambut bahagia para petani di Sumenep. Salah satunya petani cabai di Desa Batu Putih Daya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep.

Senyum dan bahagia terlihat di wajah para petani cabai di desa tersebut. Seperti Ibu Masruni, salah satu petani cabai warga desa setempat.

Dengan dibantu Babinsa Koramil 0827/15 Batu Putih Serka Sunarko, ia memanen cabai rawit di sawah seluas 250 meter persegi miliknya. Dalam sekali panen, ia bisa mendapatkan 80 Kg cabai rawit.

Baca Juga :  Polsek Nonggunong Ringkus Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Saat Akan Transaksi Dipinggir Jalan

Babinsa Serka Sunarko mengatakan Harga cabai rawit di tingkat petani mencapai Rp 50.000 per kilogram. Ibu Masruni bisa meraup pendapatan hingga Rp 4 juta setiap kali panen. Harga cabai mahal pun membuatnya bahagia.

Baca Juga :  Polres Sumenep Kawal Aksi Damai APMS, Kapolres: Tugas Kami Memberi Rasa Aman

“Harga cabai sekarang mahal Rp 50.000 per kilogram, jadi petani ya senang karena harga cabai mahal. Sekali panen dapat 80 Kg cabai ” ujarnya, Selasa (7/11/2023).

Menurutnya, kenaikan itu disebabkan karena dari pengepul harganya sudah naik. Sementara pengepul juga mendapati kenaikan harga dari petani.

“Panen katanya sulit, apalagi kan saat ini kemarau susah air, bahkan ibu Masruni kadang beli air untuk merawat tanaman cabainya. Jadi biayanya tinggi,” ungkap Serka Sunarko.

Baca Juga :  Diproyeksikan PAD 2026 Tembus Rp500 Miliar, Strategi Bapenda Tanpa Bebani Masyarakat Jadi Kunci

Pihaknya menambahkan panen cabai yang dilakukan ibu Masruni setiap 10 hari sekali. Apalagi harga cabai mahal seperti sekarang ini, maka keuntungan yang didapat juga banyak.

“Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan perekonomiannya, jadi petani cabai disini senang,” pungkasnya. (REDJAVA/PENDIM****)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru