Pertama Hadir di Podcast, Tito Bagikan Trik Pacu Kepala Daerah Tekan Inflasi

Selasa, 28 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Podkabs episode 11 (Foto: Humas Setkab/Agung)

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Podkabs episode 11 (Foto: Humas Setkab/Agung)

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terus mengingatkan para kepala daerah untuk menekan laju inflasi di daerah masing-masing. Hal tersebut sejalan dengan amanat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar Mendagri mengelola pengendalian inflasi di tingkat daerah seperti yang dilakukan dalam pengendalian pandemi COVID-19.

“Bapak Presiden, Pak Jokowi pada bulan September memanggil saya ke Istana, ‘Pak Tito sebagai Mendagri kendalikan inflasi daerah,’ itu perintah beliau. Artinya, saya mengendalikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Beliau sampaikan, ‘bikin [sistem pengendalian] seperti kita menangani COVID-19’,” ungkap Mendagri dalam Podcast Kabinet dan Sekretariat Kabinet (Podkabs) episode 11 yang tayang di kanal YouTube dan Spotify Sekretariat Kabinet.

Tito mengungkapkan, pihaknya telah menetapkan sembilan langkah panduan daerah untuk melakukan inflasi. Adapun sembilan langkah tersebut adalah melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia; melaksanakan rapat teknis TPID; menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting; melaksanakan gerakan Pencanangan Gerakan Menanam; melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait; melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang; berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan; merealisasikan belanja tidak terduga (BTT) untuk dukungan pengendalian inflasi; dan memberikan bantuan transportasi dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Baca Juga :  Kapolda Jatim di Dampingi PJU Serta Forkopimda Tinjau Lokasi Wisata KBS

“Saya membentuk tim dipimpin oleh Irjen, dibantu oleh beberapa dirjen. Saya buat piket khusus, anak-anak IPDN yang baru-baru itu, pinter-pinter tapi kan anak-anak yang bertahan kuat dia, piket 24 jam, ada 50 orang. Tiap hari ngecek-ngecek, ngecek kan ada sembilan langkah yang saya buat waktu itu,” ujarnya.

Data hasil pantauan tersebut, lanjut Tito, akan dibeberkan dalam rapat pengendalian inflasi daerah yang digelar oleh Kemendagri setiap minggunya, yang dihadiri oleh jajaran pemerintah di daerah.

Baca Juga :  DivHubinter Mabes Polri Berkontribusi Kembangkan Strategi Keamanan Regional Melanesian Spearhead Group

“Itu kita ekspos. Saya buat iklim kompetitif. Kita tampilkan data sepuluh daerah [dengan inflasi] tertinggi, sepuluh daerah [dengan inflasi] terendah,” ucapnya.

Daerah-daerah dengan inflasi tertinggi, lanjut Mendagri, akan diminta menjelaskan kendala yang dihadapi, sedangkan daerah-daerah yang berhasil mengendalikan laju inflasinya akan diminta untuk berbagi upaya yang telah dilakukan sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.

Baca Juga :  Momentum Malam Pergantian Tahun DPC AWDI Sumenep Gelar Kumpul Bareng Bersama Keluarga Besar

“Saya juga konsisten, di daerah-daerah yang inflasi tinggi ya kita datangin. Saya suruh datangin ke timnya, memantau. Tapi jangan sampai ada transaksional, disogok supaya bagus. Kalau ketahuan, kita copot,” tegasnya.

Mendagri meyakin, upaya sistematis yang dilakukan pemerintah dalam pengendalian inflasi di daerah tersebut berkontribusi signifikan dalam menekan lanjut inflasi nasional. Tercatat, nilai inflasi pada Januari terkendali pada angka 5,28 persen, lebih rendah dari inflasi Desember 2022 yang sebesar 5,51 persen.

“Itu one of the best, negara kita inflasinya dibanding negara lain. Pertumbuhan ekonomi juga kita luar biasa, di tengah kesulitan tahun 2022 [tumbuh] 5,3 persen. Jadi, tim ekonomi kita juga termasuk daerah-daerah juga memberikan sumbangsih bagus,” tandasnya.(REDJAVA/FRN/BPMI-SETPRES)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Berita Terbaru