JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi akan membangun pangkalan angkatan laut (lanal) baru di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah dan berita acara serah terima aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada TNI AL, yang disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali di Markas Komando Koarmada II, Surabaya, Kamis (10/4).
Laksamana Ali menjelaskan bahwa hibah aset tanah ini menunjukkan kesadaran bersama akan posisi strategis Pulau Madura, khususnya Sumenep, dalam konteks pertahanan dan konektivitas maritim nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sumenep telah menjadi pintu gerbang vital bagi perdagangan dan jalur pelayaran internasional yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia dan dunia,” ujar Ali dalam keterangan resmi Dispenal, Jumat (11/4).
Adapun lokasi pembangunan lanal baru berada di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, dengan luas tanah hibah mencapai 10,17 hektare. Lokasi ini berada di kawasan perairan Selat Madura, yang dinilai sangat strategis bagi sistem pertahanan negara.
“Keberadaan lanal ini akan mendukung berbagai operasi keamanan laut dan memperkuat sistem pertahanan negara di wilayah timur Indonesia,” tegas Ali.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pembangunan pangkalan ini akan menciptakan hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara TNI AL dan masyarakat lokal.
“TNI AL akan semakin kuat dan mampu menjalankan tugasnya dengan optimal, sementara masyarakat Sumenep dan Madura secara umum akan memperoleh manfaat dari aspek pembangunan daerah hingga peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi,” pungkasnya. (REDJAVA/DISPENAL****)









