JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perjuangan perempuan pesisir memasuki babak baru! Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kabupaten Sumenep mengukuhkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan pesisir dengan menggandeng Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep.
Dalam pertemuan strategis yang berlangsung penuh semangat, kedua pihak sepakat menjalin kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan berbasis ekonomi dan sosial, Senin (17/03/2025).
Dalam silaturahmi yang berlangsung di kantor Dinas Perikanan, Yusnaniyah, M.Pd., selaku perwakilan KPPI Sumenep, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah dalam mempercepat kesejahteraan perempuan pesisir.
Menurutnya, perempuan di kawasan pesisir memiliki peran krusial dalam menopang kehidupan ekonomi keluarga nelayan, namun sering kali luput dari perhatian kebijakan pembangunan.
“Kami hadir untuk menjadi suara bagi perempuan pesisir yang selama ini berjuang dalam diam. KPPI Sumenep berkomitmen untuk mendampingi mereka, mulai dari advokasi hak-hak mereka hingga pemberdayaan ekonomi. Salah satu yang kami dorong adalah percepatan pembuatan Kartu KUSUKA, yang menjadi identitas resmi nelayan dan membuka akses mereka terhadap berbagai program bantuan pemerintah,” ungkap Yusnaniyah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan dan Tangkap, Joni Hariyanto, yang mewakili Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, menyambut baik inisiatif KPPI.
Ia menegaskan bahwa pihaknya memiliki visi yang sejalan dengan KPPI dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan pesisir, yang selama ini menjadi tulang punggung keberlanjutan ekonomi maritim.
“Kami sangat mengapresiasi langkah KPPI Sumenep. Sinergi ini bukan hanya sebatas diskusi, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir. Dinas Perikanan siap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk regulasi, fasilitasi, maupun pelatihan bagi perempuan pesisir,” tegas Joni Hariyanto.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi pemantik perubahan besar bagi perempuan pesisir di Sumenep.
Selain Kartu KUSUKA, KPPI dan Dinas Perikanan juga membahas berbagai program pemberdayaan, termasuk pelatihan pengolahan hasil laut, akses modal usaha, hingga edukasi tentang kebijakan perikanan yang berpihak pada perempuan.
Dengan terjalinnya sinergi antara KPPI Sumenep dan Dinas Perikanan, masa depan perempuan pesisir tak lagi sebatas bayangan.
Mereka kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan pengakuan, kesejahteraan, dan kehidupan yang lebih baik. (REDJAVA****)











