JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep memprediksikan puncak hujan di Madura akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2025 mendatang.
Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget, Usman Kholid, S.Sos, MSi mengatakan musim hujan yang terjadi kali ini dimungkinkan berasal pada katagori normal, namun begitu curah hujan akan lebih tinggi dari awal musim penghujan.
“Kami memprediksikan puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2025 mendatang,” kata Usman Kholid, S.Sos, MSi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (21/11/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak BMKG Kalianget sendiri menyatakan bulan November 2024 ini kondisi cuaca masih status awal musim penghujan, artinya hingga akhir tahun 2024 curah hujan tidak begitu tinggi.
“Pulau Madura khususnya Sumenep masih awal musim penghujan. Curah hujan terkadang tinggi terkadang rendah, namun durasinya singkat,” jelasnya.
Dirinya berharap dan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi atau dampak yang bisa saja terjadi.
“Kami ingatkan kepada masyarakat Sumenep untuk ekstra hati-hati menghadapi segala kemungkaran yang akan terjadi menghadapi awal musim penghujan,” pungkasnya. (REDJAVA****)










