Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum Gadu Barat, KH. Qusyairi Zaini Pertegas Gelar Abul Yatama Yang Disandang Bupati Ra Achmad Fauzi - Java Network

Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum Gadu Barat, KH. Qusyairi Zaini Pertegas Gelar Abul Yatama Yang Disandang Bupati Ra Achmad Fauzi

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Bersama Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum KH.Qusyairi Zaini

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Bersama Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum KH.Qusyairi Zaini

JAVANETWORK. CO. ID.SUMENEP – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Ulum Utara desa Gadu Barat Kecamatan Ganding KH Qusyairi Zaini mempertegas gelar Abul Yatama (bapaknya anak yatim) yang diberikan Baznas Sumenep kepada Bupati Ra Achmad Fauzi SH.MH pada Sabtu, 23 April 2022 lalu.

KH Qusyairi Zaini menjelaskan alasannya pada Safari Ramadhan Bupati Sumenep dan Forkopimda bersama Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Guluk-Guluk, Rabu Siang (27/04/2022).

“Sebelum Pak Fauzi jadi bupati, Beliaunya ini setiap bulan menyantuni anak yatim. Dan beliau sangat peduli anak yatim sampai beliau jadi bupati, sehingga wajar dan pantas beliau mendapat gelar Abul Yatama,” tegas KH Qusyairi Zaini.

Semula dalam sesi hikmah Ramadhan, Kiai Qusyai, akrab disapa, menyebut bulan Ramadhan bulan penuh rahmat, barokah dan maghfirah karena merupakan cara Allah SWT mendidik agar umat Islam tidak hanya cerdas akal tapi juga emosional dan sprititual.

Sedangkan tanda-tanda orang cerdas emosional, kata Kiai Qusyairi yaitu punya rasa empati atau kepedulian yang tinggi terhadap kondisi sosial orang-orang di sekitarnya.

“Saya yakin bupati kita ini bukan hanya cerdas secara intelektual, namun juga emosional,” ujar Kiai muda asal Ganding itu.

Pengambilan contoh Bupati Achmad Fauzi sebagai orang yang cerdas emosional bukan tanpa alasan, apalagi sekadar cari muka.

Kiai Qusyairi menambahkan menilai Bupati Ra Achmad Fauzi cerdas secara emosional karena punya empati yang tinggi terhadap anak yatim sebelum dia menjabat Bupati Sumenep.

“Sehingga wajar jika Bupati Sumenep mendapat gelar Abul Yatama,” ungkapnya.

Selain mempertegas gelar Abul Yatama Bupati Ra Achmad Fauzi, Kiai Qusyairi juga menyebut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu dekat dengan ulama.

Buktinya, Bupati Ra Achmad Fauzi sering silaturahmi dengan Kiai. Bahkan mengadakan kegiatan yang disebut 11-an atau jailanian di Pendopo Agung Keraton Sumenep setiap bulan bersama Alim Ulama.

“Sebaik-baik pemimpin itu yang dekat dengan ulama. Pak Bupati Ra Achmad Fauzi ini sering sowan dengan kiai, ada kegiatan 11-an atau jailanian di pendopo, juga silaturahmi dengan alim ulama seperti hari ini,” papar Kiai Qusyai.

Lebih lanjut, Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum Utara itu mengatakan bahwa dermawan dalam kondisi sulit maupun lapang termasuk tanda-tanda orang bertakwa.

Sedangkan dua tanda orang bertakwa lainnya adalah mampu menahan amarah dan mudah memaafkan, dan segera meminta maaf atau taubat kepada Allah SWT dan tak akan mengulanginya lagi ketika berbuat kesalahan.

“Nah, takwa ini adalah dasar di syariatkannya puasa,” imbuh Kiai Qusyai.

Sementara Bupati Sumenep Achmad Fauzi merasa tersanjung dengan penegasan KH Qusyairi Zaini. Menurutnya, itu terlalu berlebihan dan tampak seperti kampanye.

Namun, Ketua DPC PDIP Sumenep itu menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menjaga kondusifitas kabupaten Sumenep selama setahun kepemimpinannya.

Bupati Ra Achmad Fauzi bersyukur bisa bersilaturahmi dengan alim ulama, tokoh masyarakat serta para kaum duafa dan anak yatim di Kecamatan Guluk-Guluk meski pertemuan digelar terbatas karena pandemi Covid-19.

“Terima kasih atas kehadiran pada alim ulama dan tokoh masyarakat dalam pertemuan ini. Alhamdulillah selama 1 tahun 2 bulan ini Sumenep kondusif berkat dukungan semua elemen masyarakat,” Ujarnya.

Usai sambutan, Bupati Achmad Fauzi bersama jajaran Forkopimda Sumenep dan Forkopimka Guluk-Guluk seperti biasanya menyerahkan bingkisan kepada kaum duafa dan anak yatim. (*)

Berita Terkait

Rahasia malem Jum’at/Jum’at Dibudinah: Jejak Sunyi Leluhur Menyambut Ramadan
Kajari Sumenep Lantik Dua Pejabat Strategis, Nislianudin: Pidsus dan Pidum Bukan Ruang Nyaman
Rutan Sumenep Moncer di Awal 2026, Nilai SKM 97,72 dan SPAK 98,11, Karutan: Ini Buah Kerja Kolektif
Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans, Tekankan Keselamatan Berkendara Saat Situasi Darurat
Musda DEKOPINDA Sumenep Tegaskan Arah Baru Koperasi, Bupati Fauzi: Saatnya Bertransformasi dan Profesional
Diskan Sumenep Dampingi Poklahsar Putri Kinorong, Udang Tembus 1 Ton per Hari dan Rambah Ekspor
Aksi Curas di Arjasa Berakhir Cepat, Dua Pelaku Ditangkap
Diserbu 164 Pendaftar, MIN 1 Sumenep Perketat Seleksi dan Tegaskan Standar Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:46 WIB

Rahasia malem Jum’at/Jum’at Dibudinah: Jejak Sunyi Leluhur Menyambut Ramadan

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:35 WIB

Kajari Sumenep Lantik Dua Pejabat Strategis, Nislianudin: Pidsus dan Pidum Bukan Ruang Nyaman

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:02 WIB

Rutan Sumenep Moncer di Awal 2026, Nilai SKM 97,72 dan SPAK 98,11, Karutan: Ini Buah Kerja Kolektif

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:43 WIB

Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans, Tekankan Keselamatan Berkendara Saat Situasi Darurat

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:32 WIB

Musda DEKOPINDA Sumenep Tegaskan Arah Baru Koperasi, Bupati Fauzi: Saatnya Bertransformasi dan Profesional

Berita Terbaru