JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – SMAN 1 Sumenep resmi menutup seluruh rangkaian Penamata 8 pada Rabu (17/12/2025). Mengusung tema Wonderland Indonesia Timur, ajang seni tahunan ini menjelma menjadi panggung megah yang menampilkan ledakan kreativitas murid di bidang seni tari, musik, teater, fashion, hingga cosplay.
Penutupan Penamata 8 berlangsung meriah dan penuh apresiasi. Sejumlah penghargaan diberikan kepada para penyaji terbaik di bidang tari, musik, dan fashion. Tak hanya itu, penghargaan khusus juga dianugerahkan kepada penampil terbaik, meliputi kategori cosplay kelas X, teater kelas XI, serta penampil terbaik bidang musik dan tari kreasi tradisional.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 1 Sumenep, para Wakil Kepala Sekolah, dewan guru, karyawan Tata Usaha Sekolah (TAS), serta para sponsor yang turut memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya acara.

Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Rafiuddin, M.Pd, menegaskan bahwa Penamata bukan sekadar hiburan, melainkan ruang aktualisasi seni bagi murid.
“Penamata adalah ajang kreativitas seni yang memberi ruang luas bagi murid untuk berekspresi, berani tampil, dan berkarya. Inilah wajah pendidikan yang memerdekakan potensi anak,” kata Rafiuddin dalam sambutannya.
Pihaknya menambahkan, keberlanjutan Penamata menjadi komitmen sekolah dalam membangun ekosistem seni yang sehat dan produktif.

“Kami berharap Penamata tidak berhenti di sini. Kegiatan ini harus terus berlanjut karena seni adalah bagian penting dari pembentukan karakter dan kepercayaan diri murid,” ujarnya.
Menurut Rafiuddin, keistimewaan Penamata terletak pada keterlibatan penuh murid sebagai penggagas dan pelaksana kegiatan, dengan guru berperan sebagai pembina.
“Penamata digagas dan dilaksanakan langsung oleh murid. Guru hadir sebagai pendamping. Ini bukti bahwa murid kita mampu merancang, mengelola, dan mempertanggungjawabkan sebuah event besar,” tegasnya.
Dirinya juga menyampaikan rasa bangga atas suksesnya pelaksanaan Penamata 2025 yang berjalan lancar dan spektakuler.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kerja keras para murid serta dukungan penuh dari orang tua. Tanpa kolaborasi ini, Penamata 2025 tidak akan sesukses dan semegah ini,” tutup Rafiuddin.
Penamata 8 menjadi bukti bahwa SMAN 1 Sumenep tak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga konsisten melahirkan generasi kreatif dan berkarakter melalui seni. Sejalan dengan semangat yang terus digaungkan dalam acara ini: Penamata: seni dulu, baru kamu. (REDJAVA****)











