JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat merespons musibah rumah ambruk yang menimpa seorang warga lansia di Dusun Sumber Orong, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur kawasan itu menyebabkan rumah milik Bhusam, seorang warga lanjut usia, roboh total.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diduga, konstruksi bangunan yang sudah lapuk tak mampu menahan tekanan cuaca ekstrem.
Kepala BPBD Sumenep, Laili Maulidi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
Tindakan cepat tersebut juga bagian dari implementasi visi-misi kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam penanggulangan bencana berbasis responsif dan tanggap darurat.

“Kami segera melakukan asesmen awal di lokasi. Kondisi bangunan memang sudah rapuh, dan intensitas hujan tinggi memperparah kerusakan hingga akhirnya rumah tersebut ambruk,” ujar Laili, Senin (26/5/2025).
Sebagai bentuk kepedulian, BPBD Sumenep menyalurkan bantuan darurat kepada korban, berupa paket sembako, selimut, terpal, cangkul, dan perlengkapan keluarga (family kit).
Bantuan itu diberikan langsung kepada Bhusam, disaksikan perangkat desa dan pihak Kecamatan Pasongsongan.

“Bantuan ini memang tidak besar, namun kami harap bisa meringankan kebutuhan harian Pak Bhusam sambil menunggu penanganan lanjutan,” imbuhnya.
Pemkab Sumenep juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana atau menempati rumah tua, untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya saat musim penghujan.
“Kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko. Segera laporkan bila ada kondisi rumah yang membahayakan,” tandas Laili. (REDJAVA****)









