Pemkab Bangkalan, Ada Tiga Sektor Yang Akan Dibangun Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Jumat, 18 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pemkab Bangkalan (foto: Ist)

Kantor Pemkab Bangkalan (foto: Ist)

Javanetwork.co.id, Bangkalan – Sedikitnya ada tiga sektor yang akan dibangun Pemkab Bangkalan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Untuk itu, Pemkab mengajukan dana pinjaman ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dalam menjalankan beberapa program prioritas, (18/2).

Kabid Rendalev Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangkalan Ronny Sofiandri mengungkapkan, tahun 2022 ini, pemerintah daerah mengajukan pinjaman sedikitnya Rp100 miliar. Dana pinjaman itu dibutuhkan untuk merealisasikan program prioritas di tiga organisasi perangkat daerah (OPD), meliputi Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan.

Baca Juga :  Tingginya Animo Warga Membeli Emas, Toko Emas di Sumenep Madura Tambah Jam Buka dan Karyawan

“Pinjaman untuk melaksanakan beberapa program prioritas, diantaranya untuk pembangunan RS tipe D, perbaikan jalan kabupaten, revitalisasi pasar dan penambahan ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),” jelasnya.

Pengajuan pinjaman tersebut sudah dilakukan sejak Agustus tahun 2021, akan tetapi belum mendapat respon. Prosedur peminjaman ini, kata Ronny, memang lama, butuh proses panjang.

Baca Juga :  Dekat dengan Ulama, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes Rejo Darul Mustofa Malang

“Tetapi kita sudah memposting menjadi potensi belanja yang ada. Kalau uangnya sudah ada, kita akan belanjakan,” jelasnya.

Langkah pinjaman ini, menurut Ronny, lantaran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 tidak cukup. Sebab, APBD masih lebih banyak dihabiskan untuk belanja pegawai.

Baca Juga :  FKUB Sumenep Gelar "Ngobrol Pintar" Mengangkat Tema Internalisasi Moderasi Beragama

“Belanja pegawai kita lebih banyak dari kegiatan, jadi itu yang menjadi salah satu faktornya. Kalau uangnya cukup, ya gak mungkin minjam. Kan jalan kabupaten kita banyak yang rusak, RSUD juga butuh tambahan kamar dan RS tipe D juga perlu dibangun,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru