JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, menyalurkan bantuan pangan dari Program Bantuan Pangan (Bapang) yang digulirkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk periode Februari–Maret 2026 kepada warga yang berhak menerima.
Kegiatan penyaluran tersebut dipusatkan di Balai Kelurahan Pajagalan dan berlangsung selama dua hari, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi warga.
Penyaluran pada hari pertama turut dihadiri oleh Asisten III Setdakab Sumenep, Abdul Madjid, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk dukungan dan pengawasan langsung dari pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program tersebut.

Lurah Pajagalan, Darto Santoso, S.A.N, mengungkapkan bahwa proses distribusi bantuan dimulai sejak hari sebelumnya dan rampung pada pagi hari ini dengan berjalan lancar dan tertib.
“Penyaluran bantuan pangan ini kami mulai sejak kemarin dan selesai tadi pagi. Alhamdulillah, seluruh proses berjalan dengan baik dan sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan,” kata Lurah Darto Santoso usai kegiatan kepada media ini, Rabu (01/04/2026).
Ia juga menjelaskan, selama dua hari pelaksanaan, total sebanyak 304 paket bantuan pangan berhasil disalurkan kepada warga penerima manfaat yang telah terverifikasi.
Adapun bantuan yang diberikan kepada setiap penerima manfaat berupa 10 kilogram beras dan empat botol minyak goreng, yang diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial, khususnya bagi warga yang membutuhkan.
Pemerintah kelurahan memastikan bahwa penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, dengan mengacu pada data resmi penerima yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Bapanas.
“Harapannya, bantuan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Program Bantuan Pangan (Bapang) sendiri merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat. (REDJAVA****)










