JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk periode Juli hingga September 2025, pada Rabu (8/10/2025).
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat miskin ekstrem di tingkat desa.
Kepala Desa Pinggir Papas, H. Ubaid Abdul Hayat, mengatakan penyaluran BLT Dana Desa merupakan komitmen pemerintah desa dalam menunaikan amanat program nasional pengentasan kemiskinan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami di tingkat desa menjalankan instruksi pemerintah pusat dengan penuh tanggung jawab. BLT ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk kepedulian agar warga yang tergolong miskin ekstrem dapat tetap bertahan secara ekonomi,” kata H. Ubaid.
Ia menjelaskan, Pemdes Pinggir Papas menyalurkan bantuan kepada 40 keluarga penerima manfaat (KPM), masing-masing sebesar Rp300 ribu per bulan. Dana disalurkan secara triwulanan sesuai jadwal pencairan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Mekanisme penyalurannya kami atur agar efisien dan tepat waktu. Setiap tahap pencairan kami pastikan berjalan tertib dan transparan,” ujarnya.
H. Ubaid sapaannya menyebutkan, pendataan penerima dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kriteria kemiskinan ekstrem yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Kami tidak asal tunjuk. Semua penerima diverifikasi secara menyeluruh agar benar-benar sesuai dengan kategori penerima manfaat yang berhak,” tuturnya.
Menurut dia, keberhasilan penyaluran BLT Dana Desa tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini menjadi penopang kebutuhan dasar warga, seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. Sekecil apa pun nilainya, jika dimanfaatkan dengan baik, pasti membawa kebaikan,” tambahnya.
Selain membantu masyarakat kurang mampu, program ini juga dianggap mampu menjaga daya beli masyarakat desa dan mendorong perputaran ekonomi lokal.
“BLT ini punya efek berantai di tingkat bawah. Ketika warga punya daya beli, warung dan pelaku usaha kecil di desa juga ikut bergerak. Jadi manfaatnya tidak hanya untuk penerima langsung,” ungkapnya.
Ke depan, Pemdes Pinggir Papas berkomitmen untuk terus menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam setiap penyaluran bantuan.
“Kami ingin kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Selama program ini masih berjalan, kami akan pastikan setiap rupiah yang disalurkan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” tandasnya.
Penyaluran BLT Dana Desa di Pinggir Papas mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Dengan konsistensi dan pengawasan yang ketat, Pemdes Pinggir Papas berharap pelaksanaan program sosial berbasis Dana Desa ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat miskin ekstrem di wilayahnya. (REDJAVA****)









