Pekan ini Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Tradisional Sumenep Sepedas Rasanya

Selasa, 30 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pedagang tradisional di Sumenep

Salah satu pedagang tradisional di Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di pasar tradisional Anom Sumenep harga cabai rawit merah menembus harga Rp85 ribu perkilogram sepekan ini.

Hal itu diungkapkan salah satu pedagang di pasar terbesar di Kabupaten Sumenep, Ruhana kepada awak media, Selasa (30/07/2024).

Ia mengatakan untuk harga cabai rawit merah perhari ini sudah tembus kisaran harga Rp85 ribu perkilogram, kemungkinan sepekan lagi akan naik lagi.

Baca Juga :  Siswa SMADA Sumenep Tembus Runner Up Nasional Atletik Jalan Cepat

“Iya Mas, perhari harga cabai rawit merah sepedas harganya tembus Rp85 ribu, bisa jadi minggu depan naik lagi,” kata Ruhana menuturkan.

Kenaikan harga cabai rawit merah ini membuatnya menjadi kelabakan dikarenakan pasokan untuk cabai rawit merah semakin menurun.

“Untuk penyebab penurunan saya duga mungkin disebabkan sedikitnya pasokan dari daerah penghasil cabai rawit merah,” ungkapnya.

Baca Juga :  SDN Pakandangan Sangrah Torehkan Prestasi Membanggakan: Susilawati S.Pd Optimistis Bisa Jadi The Winner

Dirinya memaparkan pihaknya melihat dan memantau langsung dalam sepekan biasanya yang masuk ke pasar 1 ton, untuk pekan ini 1/2 ton.

“Setelah saya tanyakan ternyata centra (daerah) penghasilan, juga mengalami penurunan pasokan. Dan itu mungkin kali menjadi faktor kenaikan harga cabai rawit merah,” terang Ruhana.

Ruhana menambahkan untuk mengantisipasi harga cabai rawit merah yang melonjak naik, dirinya terus memutar otaknya agar tetap bisa menjual cabai rawit merah.

Baca Juga :  Jaksa Sahabat Anak, Kini Hadir di SDN Daramista Lenteng, Upaya Pencegahan Dini Aksi Bullying pada Anak Didik

“Biasanya masyarakat kan beli cabai rawit merah seharga Rp5 ribu hingga Rp10 ribu, saya campur aja mas jenis cabai yang lain, sehingga masyarakat mampu membelinya,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Masuki Fase Krusial, Ahli Akan Uji Fakta yang Terungkap di Persidangan
Kadis Pendidikan Sumenep: Pendidikan Maju Dimulai dari Guru dan Kepala Sekolah yang Kompak
Rapat Evaluasi Triwulan II 2026, Kemenag Sumenep Pacu Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran
Pengamanan Humanis Polres Sumenep Warnai Aksi ASPIRASI di Pengadilan Negeri Sumenep
Polres Sumenep Kawal Eksekusi Objek Lelang di Jalan Dr. Cipto, Situasi Kondusif dan Humanis
Kemenag dan BNNK Sumenep Bersinergi Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba
Bupati Fauzi Apresiasi Lomba Pidato Bung Karno IWO Sumenep, Jadi Sarana Pendidikan Karakter Bangsa
PCNU Sumenep Berduka, KH Moh. Sa’id Abdullah Wafat, KH Widadi Rahim: Mautul Alim, Kehilangan Besar bagi Umat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:30 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Masuki Fase Krusial, Ahli Akan Uji Fakta yang Terungkap di Persidangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:12 WIB

Kadis Pendidikan Sumenep: Pendidikan Maju Dimulai dari Guru dan Kepala Sekolah yang Kompak

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:56 WIB

Rapat Evaluasi Triwulan II 2026, Kemenag Sumenep Pacu Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Pengamanan Humanis Polres Sumenep Warnai Aksi ASPIRASI di Pengadilan Negeri Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Polres Sumenep Kawal Eksekusi Objek Lelang di Jalan Dr. Cipto, Situasi Kondusif dan Humanis

Berita Terbaru