JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Apel gabungan perdana pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (30/03/2026), berlangsung khidmat.
Namun, di penghujung kegiatan, suasana mendadak mencair oleh sentuhan sederhana penuh kehangatan dari Wakil Bupati KH Imam Hasyim.
Berdiri di hadapan ratusan aparatur sipil negara yang kembali beraktivitas usai libur panjang Lebaran, Imam Hasyim sempat memberi isyarat penutup yang tak biasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebelum kami tutup, kami akan membacakan pantun,” ujarnya, membuka dengan nada ringan yang langsung mengundang perhatian peserta apel.
Sejenak, suasana menjadi lebih cair. Sejumlah peserta tampak menunggu, bahkan bersiap menyambut pantun khas penutup sambutan resmi. Namun, momen yang dinanti itu justru berubah menjadi kejutan kecil yang mengundang senyum.
“Mohon maaf tidak jadi membaca, karena silau,” ucapnya sambil tersenyum.
Sontak, halaman Pemkab Sumenep yang semula hening dipenuhi gelak tawa ringan. Candaan singkat itu menjadi penutup yang membekas bukan sekadar humor, tetapi juga refleksi kedekatan pemimpin dengan jajaran ASN.
Di balik kesederhanaannya, momen tersebut menghadirkan energi baru. Apel perdana yang biasanya berlangsung formal, terasa lebih hidup dan humanis. Pesan disiplin dan semangat kerja tetap tersampaikan, namun dibungkus dengan nuansa kebersamaan yang hangat.
Bagi sebagian peserta, momen itu bukan hanya tentang pantun yang urung dibacakan. Lebih dari itu, ada pesan bahwa kepemimpinan tak selalu harus kaku kadang cukup dengan senyum dan candaan, semangat kolektif bisa kembali menyala. (REDJAVA****)








