JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han, mengikuti video conference (vicon) bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Selasa (6/1/2025). Vicon tersebut digelar untuk memantau percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan vicon dilaksanakan langsung di salah satu titik pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, dan diikuti oleh seluruh jajaran Kodim di Indonesia.
Dalam kegiatan itu, Dandim 0827/Sumenep didampingi sejumlah perwira dan Babinsa, di antaranya Danramil 0827/09 Pragaan Kapten Inf Suwaifi, Danramil 0827/01 Kota Kapten Czi Acep Kusnadi, Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Mendung Melasa Hari Sudarsono, Danramil 0827/06 Saronggi Kapten Inf Fahrawi, serta Dan Posramil Batuan Serma Khoirul.
Usai mengikuti vicon, Letkol Arm Bendi Wibisono langsung bergerak melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Kabupaten Sumenep. Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan pekerjaan berjalan sesuai rencana, sekaligus menjaga kualitas bangunan di lapangan.

Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Desa Sendang, Sentol Daya, Pakamban Daya, Jaddung, dan Karduluk di Kecamatan Pragaan. Selain itu, Dandim juga meninjau pembangunan koperasi di Desa Aengdake Kecamatan Bluto, Desa Tanah Merah Kecamatan Saronggi, serta Desa Gunggung Kecamatan Batuan.
Letkol Arm Bendi Wibisono menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sumenep terus menunjukkan progres yang signifikan.
“Secara keseluruhan, terdapat 189 titik pembangunan yang telah terdaftar di portal. Dari jumlah tersebut, 170 titik telah mendapatkan dukungan, dan 105 titik saat ini sedang dalam proses pengerjaan di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep,” kata Bendi di sela kegiatan.
Ia menambahkan, Desa Sendang menjadi salah satu lokasi dengan progres pembangunan tertinggi, dengan capaian saat ini telah mendekati 50 persen. Meski demikian, faktor cuaca masih menjadi kendala utama di lapangan.
“Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Sumenep menjadi tantangan, terutama pada tahapan pekerjaan tertentu seperti pengecoran,” ujarnya.
Terkait pengawasan pembangunan, Bendi menegaskan bahwa peran Babinsa sangat penting untuk menjaga kualitas bangunan koperasi.
“Babinsa kami tempatkan sebagai pengawas di lapangan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang disusun oleh PT Agrinas. Spesifikasi bangunan harus dipatuhi agar koperasi benar-benar siap dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.
Dalam vicon bersama Wakil Panglima TNI, lanjut Bendi, pimpinan TNI juga menekankan agar seluruh jajaran terus mendorong percepatan pembangunan sesuai target nasional.
“Arahan pimpinan jelas, percepatan harus terus dilakukan di setiap titik agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai harapan Presiden pada akhir Januari 2026, meskipun terdapat penyesuaian waktu di lapangan,” tambahnya.
Dandim 0827/Sumenep berharap, Koperasi Merah Putih yang dibangun di berbagai desa di Kabupaten Sumenep dapat menjadi penggerak baru ekonomi masyarakat desa.
“Koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa. Ketika sudah beroperasi, aktivitas ekonomi masyarakat bisa terintegrasi melalui koperasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” pungkasnya. (REDJAVA/$$$$)














