Pantau Dugaan Pelanggaran Pertambangan dan BBM Subsidi Fast Respon Nusantara, Segera Bentuk DPW Sultra

Jumat, 9 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum FRN Agus Flores Saat Dikonfirmasi awak media

Ketum FRN Agus Flores Saat Dikonfirmasi awak media

JAVANETWORK.CO.ID.KENDARI – Sektor pertambangan sebagai salah satu sektor usaha yang saat ini sangat menjanjikan keuntungan bagi penggiat pertambangan, namun disisi lain dalam menjalankan usaha penambangan ini terdapat sejumlah perusahaan pertambangan yang terlibat kasus pelanggaran aturan pertambangan.

Sebut saja di Sulawesi Tenggara, sehingga hal ini menjadi atensi kedatangan DPP Fast Respon Nusantara (FRN) sebagai salah satu lembaga yang konsen dalam hal pengawasan terhadap penyelenggaraan minerba, pertambangan dan soal penyalahgunaan BBM subsidi.

Ketua Fast Respon Nusantara (FRN) Agus Flores.SH.MH , yang berkunjung ke Sulawesi Tenggara, kepada wartawan menyatakan bahwa kehadirannya Di Sultra adalah untuk membentuk Dewan Pengurus Wilayah FRN Sulawesi Tenggara, dimana hal ini menurut Agus Flores bahwa FRN Harus terbentuk Di Sulawesi Tenggara sebab wilayah Sulawesi Tenggara merupakan wilayah pertambangan ore nikel dan batuan sehingga yang menjadi target pengawasan FRN adalah Sultra. Ini beberapa hal diungkapkan Ketua DPP FRN. Kamis (08/09/2022).

Baca Juga :  Pastikan Aman Dan Tertib, Babinsa Dasuk Giat Pengamanan Di Obyek Wisata Daerah Binaannya

Selain target membentuk DPW FRN Sultra, Agus Flores juga menjelaskan tujuan yang kedua berkunjung Ke Sultra adalah terkait Informasi bahwa Polda Sultra sudah melakukan penyitaan alat berat excavator sebanyak 28 unit, atas informasi ini kita bereaksi cepat datang ke sultra untuk mengawal,” ungkapnya.

Lebih lanjut Agus Flores, terkait penangkapan alat berat ini kita akan kawal, dimana sebelumnya Mabes Polri sudah mentersangkakan ada beberapa orang yang mungkin ada kaitannya dengan alat berat yang 28 unit, hal ini kita akan telusuri dulu. Dalam kasus ini ada dugaan penggelapan pajak sebab kami menduga alat-berat yang digunakan di area pertambangan banyak yang tidak patuh bayar pajak.

Baca Juga :  Ormawa FKis Unijoyo Komitmen Sinergi Kontribusi Positif Untuk Madura dan Jawa Timur

“Selain itu perlu teman-teman perlu ketahui, terkait program FRN, soal pengawasan BBM bersubsidi yang digunakan di pertambangan, soal ilegal mining, pertambangan yang bermasalah itu semua sudah kami sampaikan ke RI 1,” ungkap Agus Flores.

Agus Flores menguraikan, bahwa informasi yang kami dapatkan untuk jumlah pertambangan di Sultra sekitar 600, padahal sebenarnya hanya sekitar beberapa saja yang terdaftar itu juga menjadi perhatian serius buat Fast Respon Nusantara. (FRN)

Sementara terkait adanya dugaan oknum aparat yang yang diduga membackup tambang-tambang ilegal, itu juga menjadi atensi kita bersama untuk kita awasi dan apabila kita temukan kita “sikat habis tanpa pandang bulu”. Memang kita loyal terhadap Polri tapi apa yang menjadi Presisi sesuai yang dikembangkan oleh Kapolri Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo MSi, itu kita programkan juga di Fast Respon Nusantara, sehingga bukan berarti kita membela yang oknum, jadi loyal itu kita menjaga martabat Polri agar profesional lebih dihargai.

Baca Juga :  Dihalaman Balai Desa Tambak Sari, Plt Camat Rubaru Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-78

Berbicara terkait pengurus DPW FRN
Sultra, Agus Flores menghimbau, harus mengikuti jejak saya, itu harapan kami jadi ada beberapa program itu yang harus kita ikuti dan bukan berarti kita loyal kita menjaga orang-orang oknum-oknum yang terlibat, tidak seperti itu kita tetap profesional dalam menjalankan tugas.

Maka saya harapkan kepengurusan DPW Sultra agar segera terbentuk dan dikukuhkan itu harapan saya. (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru