JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Kabupaten Sumenep terus menunjukkan peran aktifnya dalam membangun kesadaran kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar di Balai Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, Minggu (27/07/2025), PAFI menyelenggarakan penyuluhan kesehatan bertema “GeMa CerMat” (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) serta pembagian sembako kepada warga.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari kader Posyandu, anggota PKK, tokoh masyarakat, hingga aparat desa setempat. Dengan semangat kolaborasi, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan edukatif dan sosial yang disusun langsung oleh jajaran pengurus PAFI Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PAFI Cabang Sumenep, Erfin Sukayati, S.Sos., S.Farm., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran organisasi profesi kesehatan dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Pengabdian masyarakat adalah bagian penting dari program kerja kami. PAFI tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi dan aksi nyata,” ujar Erfin kepada media ini, Senin (28/07/2025).
Melalui program GeMa CerMat, PAFI mendorong pemahaman masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat secara rasional dan bertanggung jawab.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai tiga aspek utama dalam pengelolaan obat: penggunaan yang tepat, penyimpanan yang benar, serta cara pembuangan yang aman terhadap obat-obatan yang sudah kedaluwarsa.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa obat bukan sekadar barang konsumsi biasa. Kesalahan dalam penggunaan maupun pembuangan obat dapat berdampak pada kesehatan individu dan lingkungan. Karena itu, edukasi ini kami sampaikan secara praktis dan aplikatif,” jelas Erfin.
Tak hanya berhenti pada sisi edukatif, PAFI juga membagikan paket sembako kepada para peserta sebagai bentuk kepedulian sosial dan empati terhadap masyarakat. Bagi Erfin, kegiatan ini adalah bentuk keseimbangan antara pengetahuan dan nilai kemanusiaan.
“Pembagian sembako ini bukan semata-mata bantuan materi, tapi bentuk pesan bahwa organisasi profesi kesehatan juga peduli dengan kondisi sosial masyarakat. Ini bagian dari nilai-nilai solidaritas yang kami tanamkan,” tegasnya.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan pemerintah desa. Kepala Desa Parsanga maupun para tokoh masyarakat memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PAFI, yang dinilai mampu memberikan manfaat langsung dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya hidup sehat dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, PAFI Sumenep berharap sinergi antara tenaga kefarmasian dan masyarakat terus terjalin erat, sehingga keberadaan organisasi profesi benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke akar rumput.
“Kami optimistis bahwa langkah kecil ini akan berdampak besar jika dilakukan secara konsisten dan masif. Harapan kami, masyarakat semakin cerdas dalam menggunakan obat dan lebih peduli terhadap sesama,” pungkas Erfin. (REDJAVA****)








