Ormas MADAS Sedarah Adukan Dugaan Framing ke DPRD Surabaya

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ormas MADAS Sedarah Adukan Dugaan Framing ke DPRD Surabaya

Ormas MADAS Sedarah Adukan Dugaan Framing ke DPRD Surabaya

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Ormas Madura Asli Sedarah (MADAS Sedarah) mengambil langkah resmi. Ketua Umumnya, Mohammad Taufik yang akrab disapa Bung Taufik melaporkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, ke DPRD Kota Surabaya, Senin (5/1/2026).

Langkah tersebut ditempuh sebagai bentuk keberatan atas framing dan pernyataan yang dinilai telah menyudutkan serta mendiskreditkan Ormas MADAS Sedarah di ruang publik.

Di hadapan awak media, Bung Taufik menegaskan bahwa pengaduan itu bukan sekadar persoalan organisasi, melainkan upaya menjaga keadilan informasi dan marwah masyarakat.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-754, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo : Kita Harus Bangga dengan Kabupaten Sumenep

“Kami menyampaikan pengaduan dan beberapa permintaan kepada DPRD Kota Surabaya karena kami meyakini DPRD masih berdiri tegak lurus pada kepentingan masyarakat,” kata Bung Taufik.

Ia mengungkapkan, telah terbentuk opini publik yang seolah-olah mengaitkan Ormas MADAS Sedarah dengan suatu peristiwa tertentu. Padahal, menurutnya, fakta hukum justru menunjukkan sebaliknya.

“Dalam berita acara pemeriksaan kepolisian yang dilakukan beberapa hari lalu, tidak ada satu pun keterkaitan antara peristiwa tersebut dengan Ormas MADAS Sedarah,” tegasnya.

Baca Juga :  Layak dan Membanggakan! Bupati Fauzi Puji Penetapan Gus Dur & Syaikhona Kholil sebagai Pahlawan Nasional

Bung Taufik menilai framing tersebut tidak berdiri sendiri. Dampaknya meluas, menyentuh reputasi organisasi sekaligus memunculkan stigma negatif terhadap masyarakat Madura secara umum.

“Tindakan ini telah mencoreng marwah organisasi kami dan berpotensi memicu stigma sosial serta persepsi keliru, seolah-olah Ormas MADAS Sedarah identik dengan tindakan arogan atau premanisme. Padahal, itu tidak benar,” jelasnya.

Baca Juga :  Babinsa 0827/14 Batang-Batang Dampingi Penyaluran BLT Dana Desa

Atas dasar itu, MADAS Sedarah meminta DPRD Kota Surabaya untuk memanggil Wakil Wali Kota Surabaya agar memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.

Langkah tersebut dinilai penting demi meluruskan informasi, menjaga objektivitas, serta merawat kondusivitas sosial di tengah masyarakat. (REDJAVA/$$$$)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Berita Terbaru