Kasus Penganiayaan Istri di Gili Iyang Jadi Sorotan, Diduga Dipicu Narkoba dan Judol

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Tangkapan Layar Sekjen DPP APSI Sulaisi Abdurrazaq Dalam Akun Tiktok Pribadinya, Senin (11/05/2026)

Hasil Tangkapan Layar Sekjen DPP APSI Sulaisi Abdurrazaq Dalam Akun Tiktok Pribadinya, Senin (11/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kasus dugaan kekerasan terhadap perempuan kembali mencuat di Kabupaten Sumenep. Seorang perempuan berinisial E, warga Pulau Gili Iyang, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, melaporkan pria berinisial TK yang disebut sebagai suami sirinya ke Polres Sumenep atas dugaan penganiayaan.

Laporan tersebut diterima aparat kepolisian pada Senin (11/5/2026) dan tercatat dengan Nomor: STTLP/B/142/V/2026/SPKT/POLRESSUMENEP/POLDAJAWATIMUR.

Perempuan itu mengaku mengalami kekerasan fisik berupa tamparan di bagian wajah saat terlibat pertengkaran dengan terlapor pada 6 Mei 2026 lalu. Insiden itu diduga dipicu persoalan pengelolaan perahu milik kepala desa setempat yang sebelumnya dipercayakan kepada TK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan pelapor, cekcok bermula ketika dirinya berniat menghubungi kepala desa agar pengelolaan perahu tersebut tidak lagi diberikan kepada TK. Niat itu justru memancing emosi terlapor hingga diduga melakukan tindakan kekerasan.

“Akibat kejadian itu pelapor mengalami sakit di bagian pipi kanan dan merasa takut kembali ke rumah karena dugaan penganiayaan seperti ini disebut sudah terjadi berulang kali,” demikian isi laporan yang diterima kepolisian.

Tak hanya melaporkan dugaan penganiayaan, korban juga mengungkap keresahannya terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang disebut ikut memengaruhi perilaku terlapor.

Baca Juga :  Halal Bihalal Lintas Generasi, PWI Sumenep Bangun Energi Baru Pers yang Berintegritas

E menyebut, emosi terlapor kerap memuncak setelah diduga mengonsumsi sabu-sabu dan bermain judi online. Kondisi itu, menurutnya, membuat kehidupan rumah tangga semakin tidak kondusif dan penuh tekanan.

Kasus ini pun mendapat perhatian dari kuasa hukum korban, Sulaisi Abdurrazaq. Ia menilai dugaan kekerasan yang dialami kliennya menjadi gambaran persoalan sosial yang lebih besar di wilayah kepulauan, khususnya terkait maraknya narkoba dan judi online.

Baca Juga :  Wabup Sumenep : GETTS Upaya Pemerintah Kabupaten Turunkan Kasus Stunting

Menurut Sulaisi, dampak dari dua persoalan tersebut tidak hanya menghancurkan pelaku, tetapi juga menyeret keluarga menjadi korban, terutama perempuan dan anak-anak.

“Ketika seseorang sudah terjerat narkoba dan judi online, bukan hanya ekonomi keluarga yang rusak, tetapi kekerasan dalam rumah tangga juga rentan terjadi,” kata Sulaisi Abdurrazaq dalam akun tiktok pribadinya yang diterima media ini, Senin (11/05/2026).

Ia mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi di Pulau Gili Iyang. Bahkan, kata dia, banyak perempuan mulai berani mencari bantuan hukum karena merasa tidak lagi aman dalam kehidupan rumah tangga mereka.

“Banyak ibu-ibu datang meminta pendampingan hukum karena merasa menjadi korban. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya menambahkan.

Sekjen DPP APSI itu juga mendesak aparat penegak hukum untuk lebih serius memberantas peredaran narkoba dan aktivitas judi online di wilayah kepulauan yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget Gandeng Media Suara Demokrasi Salurkan Daging Hewan Qurban

Ia berharap laporan dugaan penganiayaan yang kini ditangani Polres Sumenep dapat diproses secara profesional sekaligus menjadi pintu masuk untuk mengusut persoalan lain yang disebut berkembang di lingkungan sekitar.

“Harapan kami tentu penanganan dilakukan cepat dan serius agar masyarakat merasa terlindungi,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU