OPT dan Penanganan DPI di Sumenep, Kadis DKPP Sumenep, Program Ini Sangat Membantu Petani Terutama Peningkatan Produksi

Jumat, 28 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

program Gerakan Pengendalian OPT dan Penanganan DPI oleh Kementan RI di Sumenep sangat membantu petani (foto.dok.by E-Kabari)

program Gerakan Pengendalian OPT dan Penanganan DPI oleh Kementan RI di Sumenep sangat membantu petani (foto.dok.by E-Kabari)

Javanetwork.co.id, Sumenep – Gerakan Pengendalian Organisme Penganggu Tanaman (OPT) dan Penanganan Dampak Perubahan Iklim (DPI) yang digelar Kementerian Pertanian (Kementen) RI di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sangat membantu petani, (28/1).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, ketika memberikan sambutan, Jumat, (28/1/ 2022)

Kadis Arif memantau kegiatan Gerakan Pengendalian OPT Ramah Lingkungan dan Antisipasi Dampak La Nina di Desa Kacongan, Kecamatan Kota secara daring via Zoom.

Dia menegaskan, Gerakan Pengendalian OPT dan Penanganan DPI Kementan RI tersebut sangat membantu petani.

“Program ini sangat membantu bagi petani di Kabupaten Sumenep, terutama untuk peningkatan produksi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peduli dan Komitmen Tinggi Kepada BPD, Bupati Fauzi Dikukuhkan Sebagai Bapak BPD oleh PABPDSI Sumenep

Arif berharap, program Gerakan Pengendalian OPT dan Penanganan DPI oleh Kementan RI terus berlanjut di tahun 2022 demi peningkatan produktivitas pertanian.

Pasalnya, serangan OPT dan dampak La Nina bisa mengakibatkan hasil panen petani Sumenep yang tercatat surplus di tahun 2021 malah anjlok di tahun 2022.

“Saat ini di Sumenep terdapat 25 ribu hektare lahan pertanian produktif,” ujar Arif.

Gerakan Pengendalian OPT dan Penanganan DPI di Sumenep merupakan terobosan Kementan RI meningkatkan produksi pertanian di tengah ancaman La Nina.

Dalam program tersebut, Kementan RI menggandeng Pemerintah Daerah dan TNI menggerakkan partisipasi petani melakukan penggerukan saluran air dan pengobatan tanaman padi di Desa Kacongan.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Sumenep Borong Cabai Rawit dan Bawang Merah Petani Rubaru

Pantauan di lokasi, Babinsa Jajaran Koramil 0827/01 Kota terjun langsung ke sawah bersama petani untuk melakukan penyemprotan terhadap tanaman.

Menurut Danramil 0827/01 Kota, Kapten Inf Nanang Fadhori, Gerakan Pengendalian OPT tersebut dilaksanakan secara ramah lingkungan dengan menggunakan Agens Pengendali Hayati (APH).

“Ini juga dalam rangka mengantisipasi dampak La Nina berupa hujan yang berlebihan,” ungkap Kapten Nanang.

Untuk mengamankan produksi pangan dan meningkatkan efektivitas pengendalian hama tikus, pihaknya melalui Babinsa berkomitmen terus membantu Kementan RI di lapangan, termasuk aktif membantu petani mengantisipasi ancaman badai La Nina.

Baca Juga :  Pasca Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba, Satresnarkoba Polres Sumenep Berhasil Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Salah satunya, pihaknya bersama Kementan RI melakukan gerakan normalisasi saluran air untuk antisipasi banjir di lahan petani.

“Saya berharap gerakan ini dapat dijadikan contoh di desa lain di Kecamatan Kota dan semoga lancar digiatkan sebagai upaya pengamanan produksi dari gangguan OP dan DPI,” kata Danramil Nanang.

Karena itu, dia meminta kepada Babinsa di desa binaannya supaya aktif bergerak di lapangan membantu Kementan dan petani.

Dengan begitu, saat La Nina tiba, semua pihak terkait sudah siap melakukan antisipasi secara intensif. (*)

Berita Terkait

Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036
Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri
Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu
Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan
Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026
Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik
Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa
Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:59 WIB

Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:39 WIB

Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21 WIB

Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:07 WIB

Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026

Berita Terbaru