Peduli dan Komitmen Tinggi Kepada BPD, Bupati Fauzi Dikukuhkan Sebagai Bapak BPD oleh PABPDSI Sumenep

Sabtu, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Diberikan Sertifikat Bapak BPD oleh PABPDSI Sumenep, Sukran Hamidy, Sabtu (14/09/2024)

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Diberikan Sertifikat Bapak BPD oleh PABPDSI Sumenep, Sukran Hamidy, Sabtu (14/09/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Berkat perhatian dan kepedulian yang tinggi, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH dikukuhkan sebagai Bapak BPD oleh Pengurus Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Sumenep.

Penghargaan tersebut diterima orang nomer wahid di Kota Keris ini saat menghadiri acara peningkatan Kapasitas Mandiri dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Sumenep di aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Sabtu, 14/09/2024.

Ketua PABPDSI Kabupaten Sumenep, M. Sukran Hamidy mengatakan, didaulatnya Bupati Fauzi sebagai Bapak BPD Kabupaten Sumenep bukan tanpa alasan, namun karena memiliki tingkat kepedulian, perhatian dan komitmen tinggi.

“Kami merasa Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo ini luar biasa dalam memberikan perhatian terhadap BPD. Salah satunya yang paling dekat di hati saat BPD Sumenep pertama kali dalam sejarah langsung dikukuhkan oleh beliau di Pendopo Agung Keraton Sumenep,” kata Sukran Hamidy.

M. Sukran Hamidy menilai Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo telah membangkitkan spirit baru.

“Jadi, jika Kades bisa dilantik dan dikukuhkan secara langsung oleh Bupati, maka kami juga harus bisa dilantik oleh Bupati, karena SK kami juga dari Bupati. Saat ini, kami semakin punya kepercayaan diri bahwa BPD betul -betul organ penting yang ada di desa,” ungkap Sukran Hamidy

Atas nama PABPDSI Kabupaten Sumenep pihaknya merasa bangga sekaligus menyampaikan terima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga :  Ketum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Opini Polri Menunjuk Dewan Penasehat/Pengawas dan Ketua Perkumpulan Wartawan FRN Kalimantan Tengah

Sukran Hamidy berharap, dengan adanya perpanjangan masa jabatan dari 6 tahun menjadi 8 tahun dan peningkatan kapasitas, kiprah BPD Sumenep akan semakin terlihat nyata sehingga dapat mewarnai tata kelola pemerintahan desa.

Pertama, desa bagian dari Kabupaten. Jika Sumenep ingin berubah maka desa harus berubah. Kalau desa tidak berubah maka Sumenep tidak akan berubah.

“BPD dan pemerintahan desa saling terkait bahkan peraturan desa-pun tidak akan muncul manakala tidak ada pembahasan dan persetujuan dari BPB. Oleh sebab itu, kedepan kami akan terus berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik dan sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, Ketua AKD Sumenep Miskun Legiyono meminta agar BPD dan Pemerintahan desa terus bersinergi dan berkolaborasi.

“BPD dan Pemerintah desa ini layaknya suami istri, harus berjalan beriringan dan satu kesatuan. Tidak boleh lagi BPD terpecah belah dan harus satu komando untuk bersama sama membangun desa, karena pemerintah desa membutuhkan BPD dan BPD membutuhkan Pemerintah desa,” ucap Miskun Legiyono

Miskin Legiyono optimis Pembangunan Sumenep Kota Keris ini kedepan akan semakin jauh lebih baik dan maju.

“Yang jelas saya sangat optimis dengan kemajuan pembangunan Sumenep kedepan. Siapapun nanti Bupatinya harus melanjutkan pembangunan dari apa yang telah dilakukan Achmad Fauzi Wongsojudo saat ini,” ujarnya optimis.

Diisi lain, Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf menegaskan, sebagai OPD yang mengurusi Pemerintahan desa pihaknya mendorong stakeholder yang ada di desa untuk terus sinergis.

“Maka dengan amanah UU, Pemkab Sumenep sudah mengawali dengan pengukuhan dan perpanjangan masa jabatan Kades, termasuk BPD yang diberikan perhatian khusus walaupun jumlahnya sangat banyak yakni 2448 anggota. Itu artinya, Bupati Sumenep ingin stakeholder yang ada di desa terus berperan aktif dalam pembangunan,” ujarnya.

Dengan pengukuhan dan perpanjangan masa jabatan dari 6 tahu jadi 8 tahun, Anwar Syahroni Yusuf berharap dapat dijadikan momentum kebangkitan BPD untuk lebih sinergi dan lebih fokus dalam tugas- tugas yang ada di desa.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Gelar Lomba Ul Daul, Pererat Silaturahmi Antar WBP dan Meriahkan Bulan Ramadhan

Walaupun BPD punya organisasi yang terpisah yakni PABPDSI tapi secara struktur tugas mereka ada di Pemerintahan Desa yang harus sinergi dan harus melaksanakan tupoksi yang paling utama. Karena BPD adalah tokoh di desa dan mereka dipilih dari perwakilan perwakilan dusun, maka terkait kondusifitas, perencanaan pembangunan desa, pemberdayaan dan pembinaan masyarakat desa serta kemajuan desa itu sendiri harus terus berkolaborasi, termasuk menjalin sinergitas Pentahelix,”

Baca Juga :  Gelar Rakercab, PDIP Sumenep Tegaskan Kerja Kerakyatan dan Konsolidasi Akar Rumput

Terakhir Kadis Anwar mengajak Kades dan BPD untuk terus belajar dan membaca regulasi karena pengambilan kebijakan di desa ada Kepala desa dan BPD.

“Harus memahami regulasi dan peka terhadap keadaan masyarakat desa, apakah kuat ekonominya atau tidak. Ingat, seluruh kebijakan di desa itu diputuskan bersama oleh kepala desa dan BPD. Bentuknya apa ? yaitu peraturan desa (Perdes),” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036
Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri
Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu
Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan
Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026
Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik
Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa
Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:59 WIB

Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:39 WIB

Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21 WIB

Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:07 WIB

Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026

Berita Terbaru