Nunggu Hasil Uji Klinis, Pemerintah Rencanakan Vaksinasi Untuk Anak Usia 5 Hingga 11 Tahun

Rabu, 27 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (foto by Jatim Network)

Ilustrasi (foto by Jatim Network)

JavaNetwork.co.id, Nasional – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan rencana Pemerintah memperluas cakupan penerima vaksinasi Covid-19. Sasaran penerima yang akan ditambah yaitu kelompok anak usia 5-11 tahun, (27/21).

Budi mengatakan saat ini sudah ada tiga produsen vaksin yang menggelar uji klinik terhadap kelompok usia tersebut yaitu Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer.

Kemenkes masih menunggu hasil uji klinis tersebut serta berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk penerbitan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA).

Baca Juga :  Hari Bumi 2026: GEN Jatim Dorong Aksi Nyata, Ingatkan Ancaman Krisis Lingkungan Global

” Juga untuk memastikan bahwa kita bisa mengeluarkan (EUA) sesegera sesudah di negara asal ketiga vaksin tersebut, Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer bisa digunakan untuk anak-anak usia 5 sampai 11 tahun,” ujar Budi, disiarkan kanal Perekonomian, Rabu (27/10/2021).

Jika seluruh proses tersebut selesai, Budi memperkirakan program vaksinasi anak bakal berjalan pada 2022.

” Rencananya kalau itu sudah keluar hasil uji klinisnya, kita bisa mulai digunakan di awal tahun depan,” ucap dia.

Kelompok Prioritas Penerima Booster
Selain itu, Pemerintah juga akan memberikan booster vaksin keapda masyarakat di 2022. Ada beberapa kelompok penerima yang diprioritaskan dalam program vaksinasi booster.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Sapudi Berhasil Ciduk Pelaku Penganiyaan

” Sesuai dengan saran Organisasi Kesehatan Dunia, booster ini akan diberikan ke kalangan masyarakat berisiko tinggi dan yang sedang mengalami defisiensi imunitas,” terang Budi.

Kelompok berisiko tinggi tersebut seperti tenaga kesehatan dan lanjut usia. Sedangkan kelompok yang tergolong memiliki defisiensi imunitas di antaranya penderita HIV/AIDS dan kanker.

” Tahun depan rencananya memang kita akan memberikan booster,” ucap Budi.

Baca Juga :  Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake, Episentrum Baru Kegiatan NU di Ujung Timur Madura

Saat ini, Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional dan sejumlah perguruan tinggi sedang meneliti jenis vaksin ideal untuk booster. Langkah ini untuk menentukan kombinasi yang paling baik di antara vaksin yang digunakan.

” Antara Sinovac-Sinovac, boosternya Sinovac, atau Sinovac-Sinovac dan AstraZeneca atau Sinovac, Sinovac dan Pfizer, demikian juga dengan AstraZeneca-AstraZeneca dan AstraZeneca, atau yang ketiga Sinovac dan Pfizer,” ucap Budi.(*)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru