Minggu Ke-2 Bulan Ramadhan, Harga Tomat di Pasar Tradisional Sumenep Melambung Tinggi

Kamis, 21 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mariyam Salah Satu Pedagang Sayur Mayur di Pasar Anom Baru Sumenep

Mariyam Salah Satu Pedagang Sayur Mayur di Pasar Anom Baru Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Minggu ke-2 bulan suci Ramadhan 1445 H, berbagai kebutuhan pangan terus melambung naik di sejumlah pasar tradisional, seperti halnya harga tomat di pasar Anom Baru Sumenep.

Bahkan kenaikan harga tomat di pasar tradisional terbesar di kabupaten ujung timur Pulau Madura itu, sangatlah fantastis sebesar 100 persen.

Salah satu pedagang di pasar Anom Baru Sumenep, Mariyam menuturkan untuk saat ini minggu ke-2 bulan suci Ramadhan 1445 H, harga tomat sudah mencapai Rp40 per kg.

Baca Juga :  Kendaraan Listrik Bebas PKB dan Bea Balik Nama, Ini Penjelasan UPT PPD Sumenep

“Sebelumnya harga tomat berada pada kisaran Rp20 per kg. Itu harga sebelum bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah,” tuturnya kepada media ini, Kamis (21/03/2024) sore.

Menurutnya kenaikan harga tomat ini diduga karena cuaca yang sangat buruk bagi pertumbuhan tomat sehingga banyak petani yang gagal panen.

“Padahal harga tomat pada saat normal hanya berkisar Rp10 per kg, namun sejak awal tahun 2024 sampai memasuki bulan Ramadhan terus melonjak naik,” ungkapnya.

Baca Juga :  BM PAN Lampung Tengah, Penuhi Undangan Halal Bihalal Di Kediaman Hi. Abdullah Sura Jaya, S.H

Sehingga katanya, harga tomat memasuki minggu ke-2 di bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah di pasar Anom Baru Sumenep sampai mencapai harga Rp40 per kg.

“Dengan harga tomat Rp40 per kg, sudah tentu sangat mempengaruhi daya beli konsumen juga berkurang dan tomat itu salah satu jenis buah-buahan yang cepat membusuk,” tandasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Hari Ketiga di Sulut, Presiden akan Kunjungi Bunaken hingga Pantai Malalayang

Berita Terkait

Simpan Sabu dalam Songkok, Warga Dasuk Sumenep Diciduk Polisi
BBM Non-Subsidi Naik, Akademisi UTM Ingatkan Ancaman Inflasi hingga Stagflasi di Madura
Hijrah Menuju Kemajuan, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Sumenep Perkuat Karakter dan Kompetensi
Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi
Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah
Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan
Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:09 WIB

Simpan Sabu dalam Songkok, Warga Dasuk Sumenep Diciduk Polisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:21 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, Akademisi UTM Ingatkan Ancaman Inflasi hingga Stagflasi di Madura

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Hijrah Menuju Kemajuan, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Sumenep Perkuat Karakter dan Kompetensi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:31 WIB

Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:05 WIB

Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah

Berita Terbaru

Ilustrasi Penangkapan Pelaku Narkoba

Gaya Hidup

Simpan Sabu dalam Songkok, Warga Dasuk Sumenep Diciduk Polisi

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:09 WIB