JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjadi pejabat dengan fasilitas lengkap tentu sangat bisa membeli kebutuhan yang mahal-mahal, tetapi itu berbanding terbalik sama sosok Achmad Fauzi Wongsojudo, yang tetap menerapkan hidup sederhana.
Sore itu, usai silaturahmi bersama warga saat turun ke bawah, sosok Achmad Fauzi Wongsojudo terpotret mampir di warung rujak sederhana.
orang nomor satu di Kota Keris itu nampak santai duduk dan menikmati hidangan rujak dan minuman dari warung tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suami Nia Kurnia Fauzi itu, terlihat sangat menikmati, sambil lalu mengobrol dengan pedagangnya. Menanyakan banyak hal, seperti anak-anaknya sudah sekolah dan lain sebagainya.
Ketua PDI Perjuangan Sumenep itu tidak nampak seperti seorang pejabat. Namun sesekali tertawa dan melanjutkan menyantap hidangan yang ada.
“Karena memang saya ini berangkat dari orang susah, maka pola hidup sederhana selama ini memang yang terus saya terapkan,” ujarnya dengan santai.
Sekitar 1 jaman Achmad Fauzi Wongsojudo di warung tersebut, mengobrol panjang lebar, mendengarkan curhatan pedagangnya.
Seperti sangat menikmati hidangan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Cak Fauzi juga memuji hidangan yang ada, kebetulan berupa kuliner memang mantap dinikmati jika masyarakat luar bertamu ke Sumenep ini.
Selain wujud kesederhanaan, makan di warung pinggiran juga sebagai wujud mendukung pendapatan pelaku UMKM.
Artinya itu layak dicontoh terutama para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Sebab hal itu juga sebagai bentuk saling gotong royong dalam mewujudkan seteraan ekonomi dan kehidupan yang sejahtera antar warga paling timur Pulau Madura ini.
“Saya memang bersama istri selalu mampir ke warung-warung pinggiran, lebih tenang bawaannya kalau makan di warung itu,” pungkasnya. (REDJAVA****)









