Menuju Tanah Suci: Semangat Ratusan CJH Sumenep Menggelora dalam Manasik Haji Nasional Virtual

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menuju Tanah Suci: Semangat Ratusan CJH Sumenep Menggelora dalam Manasik Haji Nasional Virtual

Menuju Tanah Suci: Semangat Ratusan CJH Sumenep Menggelora dalam Manasik Haji Nasional Virtual

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sabtu pagi, 19 April 2025. Mentari baru saja menyentuh pucuk-pucuk pohon di kota keraton ini.

Namun, di dalam Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, suasana terasa berbeda.

Ada gelombang semangat, ketulusan, dan getar spiritual yang mengisi ruang itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) dari penjuru Kabupaten Sumenep berkumpul, bukan untuk kegiatan biasa.

Mereka hadir dalam Manasik Haji Nasional secara daring, yang diselenggarakan serentak oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Sebuah momentum langka, monumental, dan penuh makna.

Meski dilakukan melalui platform Zoom Meeting, tidak ada yang terasa virtual dari semangat para jemaah.

Sorot mata mereka menandakan kesiapan jiwa. Raut wajah mereka menunjukkan keteguhan hati.

Mereka datang dengan pakaian bersih dan hati yang lebih bersih. Mereka ingin belajar, menyerap, dan menapaki langkah awal menuju puncak spiritual umat Islam: menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Baca Juga :  Zaini Wer wer, N.G.O Madura : Pecat Semua Oknum yang Terlibat Semua Kasus di Rutan Medaeng

Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, yang sejak pagi menyambut dan memantau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan betapa besar harapan yang dititipkan kepada para calon tamu Allah tersebut.

“Ini bukan sekadar manasik. Ini adalah proses pemurnian niat. Kita semua tahu, haji bukan hanya perjalanan jauh, tapi perjalanan jiwa. Dan hari ini adalah awal dari perjalanan itu,” ujar Abdul Wasid dalam sambutan pembukaannya, penuh kehangatan namun sarat makna.

Ia menambahkan bahwa pembekalan nasional ini menjadi pengingat penting bagi para CJH bahwa haji menuntut lebih dari sekadar kekuatan fisik.

Pihaknya menuntut pemahaman, keikhlasan, dan adab.

“Kami ingin para jemaah memahami bahwa ibadah haji tidak hanya tentang rukun-rukun yang harus ditunaikan, tetapi juga tentang akhlak yang harus dijaga, kesabaran yang harus dipelihara, dan rasa syukur yang harus terus diasah,” tambahnya.

Manasik virtual ini, lanjutnya, adalah bentuk adaptasi teknologi yang tak mengurangi makna spiritual.

Baca Juga :  TNI-Polri Amankan Pergeseran Logistik dari PPS ke PPK di Lenteng

Justru sebaliknya teknologi menjadi wasilah (perantara) untuk menghadirkan pembinaan haji yang merata, terstruktur, dan menyeluruh di seluruh Indonesia, hingga ke pelosok-pelosok daerah seperti Sumenep.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional dengan kompetensi tinggi, membahas secara mendalam mulai dari tata cara thawaf, sai, wukuf di Arafah, lempar jumrah, hingga nilai-nilai sosial dan keumatan yang terkandung dalam ibadah haji.

Para CJH tampak serius mengikuti materi, mencatat, bertanya, dan berdiskusi.

Tak sedikit pula yang terharu saat pemateri menyinggung momen-momen sakral selama pelaksanaan ibadah, terutama saat wukuf di Arafah dan mencium Hajar Aswad.

“Rasanya seperti sudah berada di sana,” bisik seorang jemaah dengan mata berkaca-kaca.

Abdul Wasid menyatakan, antusiasme jemaah hari ini adalah cerminan kesiapan kolektif masyarakat Sumenep dalam menyambut panggilan Allah.

“Kami di Kementerian Agama Sumenep tidak ingin jemaah hanya berangkat dan pulang. Kami ingin mereka pulang sebagai pribadi yang baru—lebih sabar, lebih bersyukur, dan lebih dekat dengan Tuhannya. Dan itu dimulai dari keseriusan mereka dalam manasik hari ini,” pungkasnya.

Tak hanya menjadi titik awal pembekalan, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penguatan ukhuwah islamiyah antarjemaah, yang kelak akan menjadi kekuatan bersama dalam menjalani prosesi panjang di Tanah Suci. (REDJAVA/Ss****)

Baca Juga :  Ramadan yang Hangat di Kertasada: KH Moh Fandari Berbagi Sembako untuk Duafa dan Janda Tua

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU