JAVANETWORK.CO.ID.MALANG – Komitmen Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep untuk menjadi madrasah unggul dan berintegritas kini memasuki fase baru. Dalam upaya memperkuat tata kelola yang bersih dan akuntabel, MAN Sumenep melakukan kunjungan studi tiru pembangunan Zona Integritas (ZI) ke MAN 1 Malang, Jumat (25/07/2025).
Dipimpin langsung oleh Kepala MAN Sumenep, H. Hairuddin, S.Pd., M.MPd., rombongan beranggotakan sembilan orang tim ZI yang terdiri dari unsur pimpinan dan koordinator area perubahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar nyata madrasah negeri tertua di ujung timur Madura tersebut untuk menapaki jalan reformasi birokrasi di lingkungan pendidikan keagamaan.
“Kami hadir di MAN 1 Malang untuk belajar langsung dari yang terbaik. Madrasah ini telah terbukti berhasil membangun Zona Integritas dan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Ini adalah pengalaman yang sangat berharga untuk kami jadikan pijakan,” ujar H. Hairuddin, S.Pd., M.MPd, Jum’at (25/07/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan yang berlangsung intensif dan hangat, tim MAN Sumenep mendapat paparan mendalam mengenai praktik terbaik pembangunan ZI di MAN 1 Malang. Seluruh enam area perubahan mulai dari manajemen perubahan, tata laksana, SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, hingga pelayanan publik — dikemas dalam sistem yang terstruktur dan inovatif.
MAN 1 Malang juga memperlihatkan bagaimana pelayanan publik di lingkungan madrasah bisa dikemas secara modern dan efisien, tanpa meninggalkan ruh pelayanan yang humanis. Digitalisasi sistem layanan, ruang pelayanan publik yang ramah, serta semangat kolektif membangun budaya integritas menjadi inspirasi kuat bagi MAN Sumenep.
“Apa yang kami lihat di sini bukan sekadar instrumen birokrasi, tapi juga budaya yang telah hidup dan mendarah daging. Kami pulang membawa semangat baru, dan tentu tantangan baru: bagaimana menjadikannya relevan dengan karakter MAN Sumenep,” tambah H. Hairuddin.
Kegiatan studi tiru ini tidak berhenti pada aspek teknis semata. Lebih dari itu, menjadi cermin untuk melihat sejauh mana kesiapan MAN Sumenep membangun perubahan yang sistemik dan berkelanjutan. Sebab, dalam konteks pembangunan Zona Integritas, perubahan bukan hanya soal dokumen dan indikator, melainkan komitmen, konsistensi, dan budaya kerja.
H. Hairuddin menegaskan bahwa studi tiru ini akan segera ditindaklanjuti dengan pembenahan internal, mulai dari penyusunan peta jalan pembangunan ZI, penguatan tim kerja, hingga pelibatan seluruh warga madrasah dalam gerakan perubahan.
“Kami ingin menjadikan MAN Sumenep sebagai madrasah negeri yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi role model tata kelola pendidikan yang profesional, bersih, dan melayani,” tandasnya.
Dengan semangat kolaboratif, MAN Sumenep kini menatap babak baru menuju madrasah berintegritas yang hadir sebagai pelayan publik sejati. Dari Malang, semangat itu dipetik. Di Sumenep, semangat itu akan ditanam, dirawat, dan dibuktikan. (REDJAVA****)










