JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus hiburan digital dan budaya instan, Komunitas Bintang Pantura Music (BPM) Sumenep hadir sebagai oase yang memadukan seni, silaturahmi, dan nilai-nilai sosial keagamaan.
Di bawah kepemimpinan H. Safiudin, S.H., M.H., sosok kharismatik yang akrab disapa H. Piu komunitas ini telah eksis dan konsisten menyelenggarakan kegiatan positif selama dua tahun terakhir.
Kegiatan BPM digelar secara rutin setiap hari Minggu menjelang siang di Teras Cafe & Resto, sebuah tempat yang tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni musik dan karaoke, tetapi juga menjadi arena bertemunya para pegiat komunitas yang memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Saat ini, BPM memiliki 41 anggota aktif dari berbagai latar belakang profesi, namun disatukan oleh semangat yang sama: mempererat tali silaturahmi dan berbagi manfaat bagi sesama.

Dalam sambutan pada salah satu kegiatan rutin, H. Piu menegaskan pentingnya rasa syukur atas nikmat dan kesempatan yang terus diberikan oleh Allah SWT.
“Apabila kita mensyukuri nikmat Allah, maka Dia akan menambah nikmat itu. Namun apabila kita ingkar, sungguh, kita termasuk orang-orang yang merugi,” ungkapnya, mengutip ayat suci Al-Qur’an, Minggu (20/05/2025).
Menariknya, kegiatan BPM bukan hanya berfokus pada hiburan semata. Komunitas ini juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti santunan anak yatim, program Jum’at Berkah dengan berbagi makanan atau sembako kepada masyarakat kurang mampu, serta memperingati momen-momen penting dalam kalender Islam, termasuk Maulid Nabi dan Halal Bihalal pasca Hari Raya Ketupat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas musik juga bisa menjadi motor kebaikan. Tidak sekadar kumpul-kumpul atau hiburan, tapi bagaimana kita bisa berbagi dan peduli,” katanya.
Acara Halal Bihalal yang digelar pasca Hari Ketupat pun menjadi salah satu momen spesial bagi para anggota, karena tidak hanya menjadi ajang maaf-maafan, namun juga menjadi forum refleksi dan penguatan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dalam bingkai kebudayaan lokal Madura yang kental dengan semangat gotong royong.
“Dengan program-program yang menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial, BPM Sumenep membuktikan bahwa komunitas musik juga dapat menjadi agen perubahan yang memberikan energi positif bagi masyarakat,” pungkas H. Piu.
Tak berlebihan jika BPM menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas lainnya untuk turut menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga bermakna. (REDJAVA****)













