JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ribuan warga memadati kawasan Kampung Arab, Sumenep, Sabtu (01/02/2025) malam, dalam rangka peringatan 40 hari wafatnya almarhumah Haja Ainun Bani, ibunda dari tokoh masyarakat Bang Ali Bidin.
Gelaran dzikir dan doa bersama ini berlangsung penuh khidmat, mencerminkan kecintaan dan penghormatan mendalam dari masyarakat terhadap sosok almarhumah.
Sejak sore, warga dari berbagai penjuru Sumenep dan sekitarnya mulai berdatangan ke lokasi. Jalanan menuju tempat acara dipenuhi lautan manusia yang ingin turut serta dalam doa bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fenomena ini bukan hal baru, sebab sejak hari pertama tahlilan hingga malam ketujuh, gelombang jamaah tak pernah surut.
“Kami datang dengan niat tulus untuk mendoakan almarhumah. Beliau sosok yang dikenal baik, dan kami ingin memberikan penghormatan terakhir,” ungkap salah satu warga yang hadir.
Sementara itu, Bang Ali Bidin menegaskan bahwa penyelenggaraan dzikir dan doa bersama ini semata-mata untuk mengenang dan mendoakan ibunda tercinta.
“Ini adalah bentuk bakti kami sebagai anak. Kami hanya berharap doa-doa yang dipanjatkan dapat menjadi penerang bagi almarhumah di alam sana,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang hadir dan turut mendoakan.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua yang datang dengan ikhlas. Semoga doa-doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, dan acara ini berjalan dengan lancar hingga selesai,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, lantunan dzikir dan doa terus menggema di Kampung Arab, membawa suasana religius yang begitu kental.
Malam itu, Sumenep bukan sekadar menyaksikan sebuah tradisi, melainkan juga persaudaraan yang mengakar kuat dalam budaya masyarakatnya. (REDJAVA****)








