JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep ditutup dengan cara sederhana namun sarat makna.
Jajaran petugas rutan memilih duduk bersama warga binaan, menyantap nasi cadong dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, dan diikuti seluruh petugas.
Tanpa sekat, petugas dan warga binaan menikmati hidangan yang sama, menciptakan nuansa kekeluargaan di dalam rutan, Rabu (21/01/2025).
Suasana akrab terasa sepanjang kegiatan. Tawa dan obrolan ringan mewarnai momen makan bersama, mencerminkan hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun rasa saling percaya di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengatakan makan bersama tersebut merupakan bagian dari pendekatan pembinaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Melalui kegiatan makan bersama ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara petugas dan warga binaan. Dengan suasana yang hangat dan humanis, diharapkan tercipta lingkungan rutan yang aman, tertib, serta saling menghormati,” ujar Aditya.
Menurutnya, pembinaan di rutan tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pada pembangunan relasi yang sehat dan bermartabat antara petugas dan warga binaan.

Kegiatan makan nasi cadong bersama ini menjadi penutup rangkaian peringatan Isra Mi’raj di Rutan Sumenep.
Lebih dari sekadar tradisi, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen rutan dalam menghadirkan pembinaan yang berlandaskan nilai kebersamaan, empati, dan kemanusiaan. (REDJAVA/$$$)








