SUMENEP – Gelombang aspirasi mahasiswa kembali menggema di Kabupaten Sumenep.
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (BEM KM UNIBA) Madura menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Sumenep, Jumat (21/2/2025).
Sekitar 200 mahasiswa turun ke jalan dengan membawa spanduk, poster, dan alat pengeras suara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka menyampaikan berbagai tuntutan yang dianggap krusial bagi masyarakat Sumenep, menyoroti kebijakan daerah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari Polres Sumenep. Dipimpin langsung oleh Ps. Kabag Ops AKP Junaidi, S.Pd., kepolisian menerjunkan personel untuk memastikan aksi berjalan aman dan kondusif.
Dengan pendekatan persuasif dan humanis, aparat kepolisian berupaya menjaga keseimbangan antara hak berdemokrasi mahasiswa dan ketertiban umum.
“Kami hadir untuk memastikan jalannya aksi tetap dalam koridor hukum dan tidak menimbulkan gangguan keamanan. Kepolisian bersikap netral serta bertindak sesuai tugas dan fungsi untuk menjaga ketertiban umum,” ujar AKP Junaidi dalam keterangannya.
Sepanjang aksi, mahasiswa bergantian berorasi menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah, sementara perwakilan mereka mencoba berkomunikasi dengan anggota DPRD.
Pihak kepolisian juga aktif berdialog dengan koordinator aksi guna menghindari potensi gesekan serta mengimbau agar demonstrasi tetap berlangsung damai.
Hingga aksi berakhir, tidak ada insiden yang mengganggu jalannya unjuk rasa. Polres Sumenep mengapresiasi kedewasaan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat secara tertib dan menghormati aturan yang ada. (REDJAVA****).









