Madura Open Festival Cipta Lagu Musik Tong-Tong 2025 Resmi Dibuka: Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya Madura

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madura Open Festival Cipta Lagu Musik Tong-Tong 2025 Resmi Dibuka: Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya Madura

Madura Open Festival Cipta Lagu Musik Tong-Tong 2025 Resmi Dibuka: Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya Madura

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Denting kentongan berpadu tabuhan drum khas Madura menggema di jantung Kota Sumenep, Jumat (9/8/2025) malam. Ribuan pasang mata tertuju ke panggung Lapangan Kesenian Sumenep (LKS), tempat dimulainya Madura Open Festival Cipta Lagu Musik Tong-tong 2025. Bukan sekadar kompetisi, ajang ini menjadi pesta budaya yang memadukan kreativitas, kebanggaan, dan pelestarian warisan seni khas Pulau Garam.

Sembilan grup musik tong-tong terbaik dari Sumenep dan Pamekasan tampil memamerkan karya orisinal, memadukan nada ritmis dengan kisah-kisah yang berakar pada sejarah, budaya, dan keindahan alam Madura. Di tengah hiruk pikuk acara, pengunjung disuguhi aroma kuliner khas dari deretan stand UMKM yang berjejer di sisi barat arena, membuat suasana bak festival rakyat yang sesungguhnya.

Acara bergengsi ini digagas Forum Komunikasi Putera-Puteri Purnawirawan dan Putera-Puteri TNI/Polri (FKPPI) Cabang 1327 Sumenep, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Selain lomba, malam itu juga diwarnai aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim pesan tegas bahwa seni dan kepedulian dapat berjalan beriringan.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi, SH, MH, melalui Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, secara resmi membuka festival pada pukul 20.10 WIB. Dalam sambutannya, Arif mengapresiasi para peserta, dewan juri, panitia, dan seluruh penonton yang telah memeriahkan acara.

“Musik tong-tong adalah warisan kesenian Madura yang harus terus kita jaga. Lewat festival ini, kami memberi ruang kepada seniman untuk menggali potensi dan kreativitas generasi muda,” ujar Arif dalam sambutannya.

Hadir pula dalam kesempatan ini Kabid Pariwisata Disbudporapar Sumenep Andrie Zulkarnain, Kabag Ops Polres Sumenep AKP Junaidi yang mewakili Kapolres, serta Danramil Kota Kapten CZI Acep Kusnadi yang mewakili Dandim 0827/Sumenep. Kehadiran para pejabat lintas instansi ini menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya lokal.

Baca Juga :  Aksi Damai Dukung Polres Sumenep Dikawal Humanis, Situasi Tetap Kondusif

Festival tahun ini mengusung tiga tema besar: Budaya Madura, Sejarah Madura, dan Objek Wisata Madura. Setiap peserta wajib mengemas lagu yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga menyimpan narasi budaya yang kuat.

Deretan kategori yang diperebutkan meliputi 5 Penyaji Terbaik, 3 Lagu Terbaik, 3 Arranger Terbaik, Juara Favorit (Pooling on the Spot), dan Juara Umum. Para pemenang akan mendapat kehormatan tampil di Madura Culture Festival (MCF) 2025 pada 28–30 Agustus mendatang, panggung yang digadang-gadang menjadi etalase seni Madura ke tingkat nasional.

Sembilan grup musik tong-tong yang bersaing malam itu, beserta lagu ciptaannya, adalah:

  • Pornama AlamLabeng Mesem
  • Spensa Musik PercussiKeraton Soengennep
  • Joko MaruRek Lancor
  • Lanceng SpectraKapencot Taman Sare
  • Mega RemmengKasur Pasir
  • Putra DjenenganOjhung
  • Pangeran GirpapasKeraton Soengennep
  • Raden AgengEladak Rantai
  • Putra LanyalaTugu Keris

Setiap grup membawa identitas tersendiri: ada yang mengetuk emosi lewat alunan melodi lembut, ada pula yang membakar semangat dengan ritme cepat yang memaksa kaki ikut menghentak. Semua berpadu menciptakan malam yang membuktikan, musik tong-tong bukan hanya hiburan jalanan, melainkan karya seni yang layak mendunia.

“Ini bukan hanya panggung lomba. Ini panggung identitas budaya Madura,” tegas Arif Firmanto menutup sambutannya.

Dan benar saja, malam itu LKS bukan sekadar arena pertunjukan, ia menjelma menjadi ruang perayaan, tempat musik, kuliner, dan persaudaraan menyatu. Sumenep bergetar, Madura berbangga. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Tinjau SDN Sukamaju 1, Presiden Instruksikan Pembangunan Selesai dalam Tiga Bulan

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU