Mabes Polri Paparkan Pentingnya Personel Kepolisian Tidak Buta Warna Parsial

Jumat, 3 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko

JAVANETWORK. CO. ID.JAKARTA – Polri memaparkan soal pentingnya personel kepolisian tidak mengalami buta warna parsial dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat.

Kabag Penum Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan bahwa, usai dinyatakan resmi menjadi anggota kepolisian, nantinya personel harus siap ditempatkan dimanapun untuk menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Pemberian Apresiasi Satwil dan Satker di Lingkungan Polri, Kompolnas Award 2023 Kembali Digelar

“Polisi bisa ditempatkan disatker manapun, reserse, brimob, lalu lintas, dokkes dan lainnya,” kata Gatot kepada wartawan, Jakarta, Jumat (3/6).

Dalam hal ini, kata Gatot, jika ditempatkan ke reserse, personel kepolisian wajib bisa membedakan berbagai macam warna dari barang bukti yang disita terkait pengungkapan kasus yang ditangani.

Baca Juga :  Penyegaran di Polda Jatim, Sejumlah Pamen Menduduki Jabatan Baru

“Sehingga pada saat sebagai penyidik atau saksi dipersidangan bisa membedakan warna tersebut terutama warna merah, hijau dan coklat,” ujar Gatot.

Tak hanya itu, Gatot menekankan, apabila personel kepolisian mengalami buta warna, maka akan mengalami kesulitan jika ditempatkan menjadi personel Brimob maupun Sabhara saat diterjunkan ke hutan.

Baca Juga :  Mabes Polri Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pencoblosan Pemilu 2024

“Polisi yang ditempatkan di pasukan Brimob dan Shabara untuk kondisi dihutan atau lapangan dengan warna yang banyak atau warna-warni akan menjadi kebingungan untuk membedakan warna terutama cokelat dan hijau,” tutup Gatot. (REDJAVA/HUMAS POLRI)

 

Berita Terkait

MPLS Ramah SMPN 2 Sumenep Dimulai, Pendidikan Karakter, Budaya Madura dan Peran Ayah Bersatu Sambut 320 Siswa Baru
KPRI Syariah Al Ikhlas Kemenag Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi, Bukti Koperasi Syariah Mampu Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Lewat Program KBSB TNI, Warga Desa Mandala Sumenep Miliki Akses Aman Jembatan Beton
Edukasi Bela Negara Dikemas Menarik, Yonif TP 931/KJ Sambut 124 Siswa Binar Junior High School Lewat Ketahanan Pangan dan Atraksi Prajurit
GAMAS, Terobosan Menyentuh SDN Pakandangan Sangra: Peran Ayah Jadi Kunci Sukses MPLS
Didampingi Kadisdik, Bupati Sumenep Pantau Langsung MPLS di SMPN 1
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Hari Pertama MPLS di SMAN 1 Ambunten, 230 Siswa Baru Didorong Cepat Beradaptasi dan Berprestasi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:43 WIB

MPLS Ramah SMPN 2 Sumenep Dimulai, Pendidikan Karakter, Budaya Madura dan Peran Ayah Bersatu Sambut 320 Siswa Baru

Senin, 13 Juli 2026 - 20:39 WIB

KPRI Syariah Al Ikhlas Kemenag Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi, Bukti Koperasi Syariah Mampu Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Senin, 13 Juli 2026 - 20:11 WIB

Lewat Program KBSB TNI, Warga Desa Mandala Sumenep Miliki Akses Aman Jembatan Beton

Senin, 13 Juli 2026 - 18:10 WIB

Edukasi Bela Negara Dikemas Menarik, Yonif TP 931/KJ Sambut 124 Siswa Binar Junior High School Lewat Ketahanan Pangan dan Atraksi Prajurit

Senin, 13 Juli 2026 - 17:41 WIB

GAMAS, Terobosan Menyentuh SDN Pakandangan Sangra: Peran Ayah Jadi Kunci Sukses MPLS

Berita Terbaru