Lawan Ancaman Obesitas dan Diabetes Sejak Remaja, Dinkes Sumenep Gaungkan Aksi Serius di Dunia Pendidikan

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Gelar Pemantapan Program Pencegahan Obesitas dan Diabetes Melitus di Hotel De Bagraf, Selasa (22/07/2025)

Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Gelar Pemantapan Program Pencegahan Obesitas dan Diabetes Melitus di Hotel De Bagraf, Selasa (22/07/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Menghadapi peningkatan prevalensi penyakit tidak menular di kalangan generasi muda, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mengambil langkah taktis dengan menyelenggarakan kegiatan Pemantapan Program Pencegahan Obesitas dan Diabetes Melitus pada Remaja. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Selasa hingga Rabu (22–23 Juli 2025), di Hotel De Bagraf Sumenep.

Sebanyak 90 peserta hadir, terdiri dari kepala sekolah dan guru jenjang SMP/MTS hingga SMA/MA, para Kader Kesehatan Remaja (KKR), serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Kantor Kementerian Agama, dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Lomba Mewarnai Dispusip Sumenep Banjir Senyum, Begini Keseruannya!

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep bersama Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep. Acara menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Tenaga Ahli Bidang Kesehatan Bupati Sumenep.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Sumenep, H. Syamsuri, menegaskan bahwa remaja merupakan kelompok yang paling rentan terhadap gaya hidup tidak sehat di era digital dan serba instan saat ini. Karena itu, pendekatan promotif dan preventif harus dimulai dari lingkungan pendidikan.

“Obesitas dan diabetes melitus bukan hanya persoalan gaya hidup, tetapi juga potensi krisis kesehatan jangka panjang jika tidak dicegah sejak dini. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para guru dan kader kesehatan remaja agar bisa menjadi pionir perubahan perilaku sehat di sekolah,” kata H. Syamsuri kepada media ini, Selasa (22/07/2025).

Ia menambahkan, pola konsumsi makanan cepat saji, kurangnya aktivitas fisik, serta minimnya kesadaran terhadap risiko penyakit tidak menular adalah bom waktu bagi generasi muda. Oleh karena itu, kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua sangat krusial.

“Kami tidak ingin remaja Sumenep menjadi korban gaya hidup modern yang tidak sehat. Pendidikan kesehatan harus dimasukkan dalam sistem pembinaan karakter dan mental anak-anak kita,” imbuhnya.

Melalui forum ini, peserta diajak menggali strategi pencegahan berbasis sekolah, memahami gejala awal obesitas dan diabetes, hingga menyusun rencana aksi di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Polres Sumenep Ikuti Panen Raya Jagung Serentak, Wakapolres: Bentuk Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Dinkes P2KB Sumenep berharap kegiatan ini menjadi titik awal gerakan massal sadar hidup sehat yang berkelanjutan di kalangan pelajar.

“Masa depan daerah ini bergantung pada kualitas kesehatan generasi mudanya. Jika kita gagal menjaga mereka hari ini, kita sedang mempertaruhkan kualitas bangsa esok hari,” pungkas H. Syamsuri, penuh harap. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak

BERITA TERBARU