JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Langit mendung yang menggantung di atas Kota Sumenep, Jumat (6/2/2026), tak sedikit pun meredupkan semangat berbagi. Justru dari suasana itulah Komunitas KBS Sumenep kembali menegaskan makna kepedulian sosial melalui aksi nyata di jalanan.
Sebanyak 185 paket nasi bungturat dibagikan kepada para pengendara motor dan mobil, abang becak, hingga pejalan kaki yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo, Desa Pabian, tepatnya di depan Lapangan GOR A. Yani Pangligur sisi selatan.
Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin, S.H., menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas berbagi makanan, melainkan upaya merawat empati di ruang publik tempat berbagai lapisan masyarakat berjuang menjalani hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mendung hari ini justru mengingatkan kita bahwa di balik kesibukan dan kerasnya kehidupan, masih ada ruang untuk saling menguatkan. Berbagi nasi bungturat ini sederhana, tapi maknanya besar,” ujar Akhmad Sahruddin.
Menurutnya, jalanan merupakan simbol pertemuan nasib banyak orang. Ada pekerja yang mengejar waktu, ada abang becak yang menunggu penumpang, dan ada pejalan kaki yang melangkah dengan harapan masing-masing. Di sanalah KBS Sumenep memilih hadir.
“Kami sengaja turun ke jalan, karena di sinilah denyut kehidupan itu terasa paling nyata. Kami ingin memastikan KBS Sumenep tidak hanya bicara kepedulian, tapi benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari warga. Banyak penerima manfaat yang tampak terkejut sekaligus terharu, menerima nasi bungturat di tengah aktivitas mereka. Bagi sebagian orang, hidangan sederhana itu menjadi pengganjal lapar; bagi yang lain, menjadi penguat semangat.
Akhmad Sahruddin menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KBS Sumenep untuk terus menjaga nilai solidaritas dan kemanusiaan, tanpa melihat latar belakang penerima bantuan.
“Kami percaya, kebaikan tidak pernah salah alamat. Selama masih ada yang membutuhkan, selama itu pula KBS Sumenep akan terus bergerak, sekecil apa pun yang bisa kami lakukan,” pungkasnya.
Melalui aksi berbagi di bawah langit mendung itu, KBS Sumenep sekali lagi menunjukkan bahwa kepedulian sosial tak membutuhkan panggung besar cukup niat tulus dan keberanian untuk hadir di tengah masyarakat. (REDJAVA)









