Dari MALESMAMA ke FTBI: Perjalanan Sulaiman Menuju Juara Jawa Timur

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulaiman Siswa SDN Panaongan III Kecamatan Pasongsongan Juara Diajang FTBI Tingkat Jawa Timur 2025

Sulaiman Siswa SDN Panaongan III Kecamatan Pasongsongan Juara Diajang FTBI Tingkat Jawa Timur 2025

JAVANETWORK CO ID.SUMENEP – Di sebuah ruang kelas sederhana di SDN Panaongan III, Kecamatan Pasongsongan, suara tembang Madura terdengar mengalun pelan. Di sudut ruangan, seorang bocah berseragam merah putih berdiri tegak, memejamkan mata, lalu melantunkan bait macapat dengan nada lembut namun berwibawa. Dialah Sulaiman, siswa kelas VI yang kini menjadi kebanggaan sekolahnya, desanya, bahkan kabupaten kelahirannya.

Akhir Oktober ini, nama Sulaiman mencuri perhatian setelah berhasil meraih Juara Pertama Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Sumenep 2025 untuk kategori Menembang atau Macapat. Dengan kemenangan itu, ia berhak melangkah ke ajang FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur, membawa nama baik sekolah dan daerahnya di pesisir utara Madura.

Prestasi Sulaiman bukan datang tiba-tiba. Di balik suaranya yang merdu, ada proses panjang dari sebuah program ko-kurikuler bernama MALESMAMA. Mari Lestarikan Macapat Madura. Program ini menjadi ikon pembelajaran berbasis budaya di SDN Panaongan III, yang sejak beberapa tahun terakhir dikenal sebagai sekolah penjaga tradisi bahasa ibu di wilayah utara Sumenep.

Baca Juga :  Momentum Hari Kartini, GOW Sumenep Kuatkan Perempuan Lewat Advokasi Dunia Kerja

Kepala sekolah, Agus Sugianto, sosok yang mudah dikenali dari blangkonnya yang selalu melekat, menyebut pencapaian Sulaiman sebagai hasil dari disiplin dan pendampingan yang konsisten.

“Saya tidak heran. Setiap hari Sabtu, Sulaiman memang ditempa lewat program MALESMAMA. Program ini dibimbing langsung oleh Bapak Salehodin HR, seorang ahli macapat yang sudah lama mendedikasikan dirinya untuk pelestarian seni tembang Madura.” kata Agus kepada media ini, Rabu (29/10/2025)

Melalui MALESMAMA, para siswa belajar melagukan tembang tradisional sekaligus memahami nilai-nilai moral dan kebijaksanaan lokal yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus modernisasi yang seringkali menjauhkan generasi muda dari akar budayanya sendiri.

Sulaiman dikenal sebagai anak yang tekun dan rendah hati. Ia tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga sering tampil di berbagai lomba seni. Ia pernah mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta menjadi pengisi acara “IDOLA” di LPP RRI Sumenep. Dari setiap panggung itulah, bakat suaranya kian terasah.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Rutan Sumenep Sapu Bersih Blok Hunian dan Gelar Tes Urine Warga Binaan

Pembimbingnya, Salehodin HR, menyebut Sulaiman sebagai anak dengan potensi vokal langka.

“Vokal Sulaiman itu khas sekali. Nada rendah dan tinggi bisa ia jangkau dengan baik, bahkan ia mampu berimprovisasi dengan cengkok Madura yang sulit diajarkan,” tuturnya.

Di sela-sela latihan, Sulaiman kerap mengulang satu bait macapat berkali-kali, memastikan setiap intonasi terdengar sempurna. “Saya ingin bisa menembang di panggung nasional,” katanya pelan, matanya berbinar.

Kabar kemenangan Sulaiman juga disambut hangat oleh Abu Supyan, M.Pd, pengawas bina SD Kecamatan Pasongsongan. Menurutnya, apa yang dicapai Sulaiman adalah bukti bahwa pelestarian bahasa ibu masih bisa hidup di ruang-ruang kelas desa.

“Selamat untuk Sulaiman dan seluruh keluarga besar SDN Panaongan III. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan sekolah, tapi juga kebanggaan bagi dunia pendidikan Sumenep. Semoga terus berlatih dan melaju hingga tingkat nasional.” ungkap Abu Supyan.

Kemenangan Sulaiman menambah deretan prestasi SDN Panaongan III dalam ajang FTBI. Dalam tiga tahun terakhir, sekolah ini selalu mengirimkan wakil terbaiknya di berbagai kategori lomba.

  • Tahun 2023: Juara 3 Cerpen Bahasa Madura
  • Tahun 2024: Juara 2 Cerpen Bahasa Madura dan Juara 3 Menembang
  • Tahun 2025: Juara 1 Menembang/Macapat lewat penampilan Sulaiman
Baca Juga :  96 Personel Gabungan Disiagakan Polres Sumenep, Amankan Aksi Unras Dear Jatim ke Polres Sumenep

Rekam jejak itu memperlihatkan bahwa SDN Panaongan III bukan sekadar sekolah di pelosok pesisir, melainkan lembaga yang konsisten menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah.

Di tengah gempuran teknologi dan budaya pop, kisah Sulaiman menjadi pengingat bahwa seni tradisional masih punya tempat di hati anak-anak muda. Program seperti MALESMAMA membuktikan bahwa pelestarian warisan leluhur bisa berjalan seiring dengan pencapaian akademik dan prestasi modern.

Kini, Sulaiman tengah bersiap menghadapi panggung yang lebih besar: FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur. Dengan suara yang menyalakan ingatan kolektif tentang Madura dan semangat yang diasah dari pesisir Pasongsongan, bocah ini membawa harapan baru bahwa bahasa ibu, selama masih dinyanyikan, tak akan pernah benar-benar hilang. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Di Tengah Langit Mendung, KBS Sumenep Tebar Kebahagiaan Lewat 105 Bungkus Nasi BUNGTURAT
Hendak Ambil Kayu ke Ladang, Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Desa
Over Kapasitas Jadi Perhatian, Rutan Sumenep Pindahkan 9 WBP Demi Optimalisasi Pembinaan
Edukasi Hantavirus di Rutan Sumenep, Langkah Nyata Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat dan Aman
Polres Sumenep Mantapkan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Melalui Anev Bersama Polsek
Call Center 112 Jadi Senjata Baru Pemkab Sumenep Selamatkan Anak Putus Sekolah
Wisuda Tahfidz hingga Siswa Teladan, Purnawiyata SDN Pakandangan Sangrah Tunjukkan Wajah Pendidikan Berkarakter
Sidak Pengadaan Barang dan Jasa, Komisi III DPRD Sumenep Soroti Surat Dukungan dalam Tender

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:22 WIB

Di Tengah Langit Mendung, KBS Sumenep Tebar Kebahagiaan Lewat 105 Bungkus Nasi BUNGTURAT

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Hendak Ambil Kayu ke Ladang, Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Desa

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:43 WIB

Over Kapasitas Jadi Perhatian, Rutan Sumenep Pindahkan 9 WBP Demi Optimalisasi Pembinaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:40 WIB

Edukasi Hantavirus di Rutan Sumenep, Langkah Nyata Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat dan Aman

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:19 WIB

Polres Sumenep Mantapkan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Melalui Anev Bersama Polsek

Berita Terbaru