JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri kembali menorehkan sejarah. Di bawah langit Bandung yang sarat semangat.
Mereka sukses mempertahankan gelar juara umum dalam ajang GRADASI (Gelanggang Kreasi Dunia Arab Berprestasi) 2025, yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, pada 5 hingga 9 Mei 2025.
Kemenangan ini bukan sekadar pengulangan ini adalah pembuktian.
Untuk tahun kedua berturut-turut, nama Lubangsa Putri bergema di panggung nasional sebagai pusat lahirnya santriwati berprestasi dalam dunia literasi dan seni berbahasa Arab.
Dalam ajang yang diikuti oleh puluhan delegasi dari berbagai kampus dan pesantren ternama se-Indonesia, tim Lubangsa Putri tampil memukau, membawa pulang enam gelar juara dari kategori bergengsi:
– Debat Bahasa Arab: Juara 3 (Syatiul Jannah, Khatimatul Husna, Ulfatul Aluf)
– Qiraatul Kutub: Juara 1 (Unsyah) dan Juara 2 (Ulul Maghfirah)
– Qiraatul Akhbar: Juara 2
– Taqdimul Qisshah: Juara 2 (Silmi Abida Kamilia)
– Ghina’ Araby: Juara 1 (Nurdiana)
“Awalnya kami sempat pesimis karena kualitas peserta sangat merata tahun ini. Tapi kekuatan tim, semangat, dan latihan yang konsisten akhirnya mengantar kami kembali ke puncak,” ujar Adinda Rifailah Nufi Siti Shafiyah, official tim, Sabtu (17/05/2025
Keberhasilan ini tidak hadir secara instan. Di tengah rutinitas padat pondok, para santriwati tetap menjalani latihan intensif di sela-sela belajar, mengaji, hingga tugas harian lainnya.
“Prestasi ini adalah buah dari konsistensi dan rasa tanggung jawab,” ungkap Syatiul Jannah, salah satu pemenang debat,
Kemenangan mereka disambut hangat di halaman Lubangsa Putri pada 12 Mei 2025. Sorak sorai, tangis haru, dan rasa bangga menyatu dalam satu perayaan penuh makna.
Hadir dalam penyambutan tersebut para pengurus pondok, guru, wali santri, hingga alumni yang turut mengiringi jejak kemenangan.
Ustazah Faizatin, Ketua Pengurus Lubangsa Putri, menyampaikan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja kolektif seluruh unsur pesantren.
“Prestasi ini lahir dari kebersamaan. Dari pengasuh, guru, santri, wali, dan alumni yang saling menopang. Ini bukan kemenangan individu ini kemenangan kita semua,” pungkasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, juara umum GRADASI 2025 menerima hadiah istimewa: sepeda listrik, uang pembinaan, trophy eksklusif, hingga voucher umroh bagi para pemenang. (REDJAVA****)












