Tak Hanya Soal Puasa, Ini Seruan Penting Bupati Fauzi di Bulan Suci Ramadan 1447 H

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat menjadikan momentum suci ini sebagai ruang penguatan spiritual sekaligus penjaga harmoni sosial di daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan fase refleksi kolektif untuk memperkuat keimanan dan solidaritas sosial.

“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum membina diri, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas spiritual maupun sosial kita,” ujar Bupati Fauzi, Rabu (18/02/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, suasana kondusif selama Ramadan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga pelaku usaha, untuk menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi pelaksanaan ibadah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan memperbanyak ibadah, memperkuat ukhuwah, serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M. Surat edaran tersebut mengatur sejumlah ketentuan demi menjaga ketertiban umum tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah.

Baca Juga :  PAGAR NUSA SUMENEP HADIRKAN POSKO LKPA BERBASIS THIBBUN NABAWI DI KONFERENSI NU 2025

Dalam aturan tersebut, pemilik usaha makanan dan minuman diminta menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa dengan menyesuaikan jam operasional pada siang hari, yang dianjurkan mulai pukul 14.00 WIB. Aktivitas usaha tetap diperbolehkan sepanjang menjaga etika dan kenyamanan lingkungan.

“Kami tidak melarang aktivitas ekonomi, tetapi semuanya harus dilaksanakan dengan penuh penghormatan terhadap suasana Ramadan dan tetap menjaga ketertiban,” jelasnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga dilarang memperjualbelikan minuman beralkohol, petasan atau mercon, serta bahan peledak sejenisnya selama Ramadan. Penggunaan pengeras suara dibatasi hingga pukul 22.00 WIB, dan setelah itu hanya untuk kepentingan ibadah dengan tetap memperhatikan ketenteraman warga.

Baca Juga :  Semarak Ganding Expo Bakal Meriahkan 1 Year Anniversary Media Online Kanalnews.id Sumenep

Kegiatan membangunkan sahur atau musik sahur diperbolehkan mulai pukul 02.00 WIB, dengan syarat dilaksanakan secara tertib dan tidak berlebihan. Pemerintah juga mengingatkan agar tidak ada balap liar atau aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Kita ingin Ramadan di Sumenep berjalan damai, aman, dan penuh keberkahan. Jangan sampai ada aktivitas yang justru mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat,” ujarnya.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda akan melakukan pemantauan langsung guna memastikan seluruh ketentuan berjalan efektif. Aparatur kecamatan, desa, dan kelurahan diminta melakukan pengawasan secara persuasif dan humanis.

“Pengawasan ini bukan untuk membatasi, tetapi untuk memastikan semua berjalan tertib dan masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Bupati berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan memperkokoh fondasi sosial masyarakat Sumenep.

“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan, serta menjadikan Ramadan ini sebagai jalan memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan demi kemajuan daerah,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU