JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Meski sedang menjalani masa Cuti sebagai Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH tetap eksis melakukan kunjungan dan pemantauan diberbagai lokasi pelaku UMKM, baik di Taman tajamara kemarin malam Jumat (4/9).
Seperti juga pada malam ini menghadiri Panggung Kreasi Anak Negeri digelar di Pujasera pasar Bangkal Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.
Pelaku UMKM yang berjualan di Pujasera pasar Bangkal berterimakasih kepada Achmad Fauzi Wongsjudo karena telah menghidupkan Taman UMKM Bangkal yang menjadi pusat perbelanjaan, kuliner, hiburan dan permainan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panggung Kreasi yang diisi hiburan Pujasera Bangkal yang digelar pada Sabtu (5/9/2024) malam ini di Taman UMKM Bangkal diakui sangat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat karena mampu menarik kehadiran pengunjung.
Dr. H. Achmad fauzi Wongsojudo, SH, MH melalui orang kepercayaannya menghadirkan Panggung kreasi anak Negeri sebagai Edisi ke 121 dengan dihiasi lantunan-lantunan lagu dibawakan artis lokal asal sumenep menambah suasana semakin meriah.
Penampilan para pemuda-pemudi kreatif di Pujasera Bangkal itu mampu menyedot pengunjung lintas generasi. Pantauan wartawan, ratusan masyarakat tumpah ruah memadati acara yang dipusatkan di Pujasera Bangkal tersebut.
Tampilan Taman Pujasera Bangkal pun terlihat semakin menarik karena terdapat pernak pernik lampu hias mengelilingi pagelaran panggung kreasi tersebut.
Abdurrahman, pedagang pentol yang berjualan di areal Pujasera Pasar Bangkal bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, hiburan musik yang ditampilkan pemuda tersebut berefek terhadap pelaku UMKM di Pujasera Bangkal.
“Acara ini tentu berdampak positif kepada pelaku UMKM di Pujasera Bangkal ini, apalagi bertepatan dengan malam Minggu” kata Rohim kepada.awak media, Sabtu (05/10/2024) malam.
Panggung hiburan di Pasar Bangkal dijadwalkan akan diselenggarakan setiap malam dalam rangka menarik animo pengunjung.
Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan, panggung hiburan Pujasera Bangkal ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik masyarakat ke Pujasera Pasar Bangkal dan membangkitkan optimisme para pedagang di pasar ini.
Inisiasi tersebut dilakukan dengan berbagai kegiatan juga untuk menarik perhatian masyarakat agar datang ke Pujasera Pasar Bangkal.
“Contohnya adalah mengadakan event-event lokal seperti festival kuliner, bazar, dan acara seni budaya yang sebelumnya pernah pihaknya lakukan,” ungkapnya.
Taman Pujasera Bangkal ini menjadi salah satu cara semangat optimisme yang harus terus ditularkan kepada pelaku UMKM di Sumenep.
“Kegiatan ini tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para pedagang untuk memperkenalkan dan menjual produk mereka kepada khalayak yang lebih luas,” terangnya.
Sehingga melalui ini juga, adanya kegiatan tersebut, pasar menjadi lebih hidup dan dinamis, serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung dengan menikmati musik yang disuguhkan teman-teman pemuda juga agar tidak sunyi.
“Panggung kreasi dan hiburan seni budaya di Taman Pujasera Bangkal diharapkan dapat membangkitkan ekonomi lokal, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Tokoh penggerak ekonomi masyarakat itu berharap dengan menghidupkan Taman UMKM Bangkal juga dapat memperkuat infrastruktur dan fasilitas yang ada. Misalnya, penambahan tempat duduk yang nyaman, tempat parkir yang luas, dan fasilitas umum seperti toilet yang bersih dan terawat.
Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan pengunjung merasa lebih nyaman dan betah berlama-lama di Pujasera, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan ke pasar tersebut.
“Semua ini dilakukan sebagai wujud komitmen, kepedulian dan kecintaan saya kepada pelaku UMKM untuk menggerakkan ekonomi lokal agar terus tumbuh dan berkembang,” tandasnya. (REDJAVA****)








