JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI Dapil Jawa Timur I, Lita Machfud Arifin, mengunjungi Kantor Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jawa Timur, Senin (20/10). Kedatangan Lita disambut langsung oleh Ketua Yayasan dan Ketua Badan BK3S Jatim, Dr. Pinky Saptandari, W. MA.
Dalam kunjungan tersebut, Lita meninjau sejumlah program pemberdayaan sosial yang dijalankan BK3S, termasuk kelompok seni karawitan Surabaya Difa Laras komunitas seni yang sebagian besar anggotanya merupakan penyandang disabilitas.
Momen paling berkesan bagi Lita terjadi ketika menyaksikan langsung penampilan Difa Laras yang membawakan musik gamelan dengan ekspresi tulus dan semangat tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karawitan adalah napas kebudayaan Jawa yang lembut namun kuat. Saat dimainkan oleh sahabat-sahabat difabel seperti Difa Laras, kita tidak hanya mendengar nada, tetapi juga merasakan semangat hidup dan cinta terhadap budaya,” ujar Lita Machfud Arifin di sela kunjungan.
Sebagai anggota DPR RI yang membidangi pendidikan dan kebudayaan, Lita menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kegiatan seni bagi kelompok rentan. Ia memastikan akan menyalurkan bantuan berupa peralatan kesenian dari Kementerian Kebudayaan guna memperkuat kegiatan di BK3S Jatim.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya soal seni, tapi juga tentang kesempatan yang setara. Melalui ruang ekspresi budaya, para difabel bisa menunjukkan kemampuan luar biasa mereka dan berkontribusi bagi pembangunan sosial yang inklusif,” imbuhnya.
Ketua BK3S Jatim, Dr. Pinky Saptandari, W. MA., menyambut baik perhatian dan dukungan yang diberikan Lita. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga sosial dan pemerintah menjadi kunci dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.
“Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami. Tidak hanya memperkuat kemandirian para difabel, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri mereka melalui seni dan budaya,” ujar Pinky.
Lita Machfud Arifin juga berdialog dengan para pengurus BK3S serta pelaku kegiatan sosial lainnya untuk menggali kebutuhan dan potensi program lanjutan.
Kunjungan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam mendorong kesejahteraan yang inklusif dan berkeadilan di Jawa Timur. (REDJAVA****)









