JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam upaya memperkuat integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara di level akar rumput, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar rapat kerja internal penuh semangat, Senin (2/6).
Meski berlangsung dalam suasana kekeluargaan, agenda ini membawa gaung besar: transformasi total wajah birokrasi pelayanan publik berbasis nilai keagamaan.
Dipimpin langsung oleh Kepala KUA Pasongsongan, Faisal Haq Imansyah, S.Ag, rapat ini menekankan pentingnya efisiensi pembagian tugas, penguatan tanggung jawab moral, hingga internalisasi nilai-nilai integritas bagi seluruh jajaran pegawai, termasuk para Penyuluh Agama Islam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, sesuai harapan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep. KUA tidak boleh hanya menjadi tempat mencatat pernikahan, tetapi harus menjadi pusat pelayanan keagamaan yang bersih, humanis, dan membanggakan,” tegas Faisal Haq Imansyah, Senin (02/06/2025).
Langkah ini sejalan dengan arus besar reformasi birokrasi yang tengah digalakkan Kementerian Agama RI.
Tak sekadar rutinitas administratif, KUA Pasongsongan mulai menata manajemen kinerja berbasis kolaborasi.
Para pegawai diajak membangun sinergi yang produktif dan saling menguatkan dalam melayani masyarakat.
Lebih lanjut dirinya berharap KUA Pasongsongan menjadi benchmark pelayanan publik keagamaan di Kecamatan Pasongsongan sebuah titik tolak menuju institusi negara yang semakin responsif, profesional, dan dipercaya publik.
“Rapat ini adalah simbol dari kesadaran baru. Kami ingin membuktikan bahwa KUA mampu menjadi institusi negara yang responsif, profesional, dan terpercaya,” pungkasnya.
Dengan semangat ini, KUA Pasongsongan terus menapaki jalan pembaruan: menjadikan lembaga keagamaan negara bukan sekadar simbol administratif, tetapi jantung pelayanan publik yang bermartabat. (REDJAVA****)









