JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pelabuhan Kalianget bersiap menghadapi gelombang besar arus mudik Lebaran 2025.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget memprediksi puncak kepadatan akan terjadi mulai H-8 hingga H-2 Idul Fitri, dengan lonjakan signifikan pada jadwal keberangkatan kapal laut.
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menegaskan bahwa persiapan telah dimulai jauh sebelum Ramadan guna mengantisipasi berbagai kendala yang terjadi pada tahun sebelumnya.
“Kami memproyeksikan kepadatan arus mudik akan terjadi pada H-8, H-7, H-3, dan H-2 Lebaran. Itu baru dari kapal laut, belum termasuk kapal penyeberangan,” ungkapnya, Selasa (18/3/2025).
Untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman, KSOP Kalianget telah menerapkan sejumlah langkah strategis.
Pemeriksaan kelaikan kapal (ramp check) diperketat guna memastikan semua armada layak berlayar.
Selain itu, fasilitas di terminal juga dioptimalkan. Jalur penumpang diperketat agar seluruh calon penumpang masuk kapal melalui terminal resmi, demi menghindari kepadatan di area pemberangkatan.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada kemacetan atau antrean panjang yang berisiko menghambat proses keberangkatan. Semua akan lebih tertata dan nyaman bagi pemudik,” ujar Azwar Anas.
Meski persiapan telah dimaksimalkan, tantangan cuaca menjadi perhatian utama.
KSOP berharap kondisi laut tetap kondusif selama masa mudik, mengingat cuaca ekstrem dapat menghambat keberangkatan kapal.
Tak hanya itu, akses parkir dan jalur keluar-masuk kendaraan di sekitar pelabuhan juga telah dibenahi agar arus transportasi lebih lancar.
“Evaluasi dari tahun lalu menjadi dasar perbaikan. Kami tidak ingin ada penumpukan kendaraan yang membuat pemudik tidak nyaman. Semua sudah kami antisipasi,” tandasnya. (REDJAVA****)











