Komisi III DPRD Sumenep Minta Proyek Rp3,3 Miliar Dibatalkan, Diduga Ada Kuncian Lelang untuk Kontraktor Tertentu

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, SH., MH

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, SH., MH

JAVANETWORK.CO.IS.SUMENEP – Gejolak besar mencuat dari Gedung DPRD Sumenep. Komisi III dengan lantang meminta tiga proyek bernilai total Rp3,3 miliar segera dibatalkan. Alasannya tak main-main: ada dugaan praktik “kuncian” dalam dokumen lelang yang hanya menguntungkan kontraktor tertentu.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, SH., MH., menyebut desakan ini bukan tanpa dasar. Sejumlah laporan masyarakat masuk ke meja Komisi III. Setelah ditelusuri, ditemukan syarat-syarat janggal dalam dokumen tender yang dianggap menutup kesempatan kontraktor lain.

“Banyak masyarakat mengadu. Kami teliti dokumennya, ternyata memang ada indikasi permainan. Persyaratan dibuat sedemikian rupa sehingga hanya kelompok tertentu saja yang bisa ikut menawar. Ini jelas merugikan banyak pihak,” kata Akhmadi, Jumat (19/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun tiga proyek yang disorot adalah:

Baca Juga :  Babinsa Ambunten Komsos Dengan Warga dan Pantau Wilayah Binaan

1. Pembangunan Peningkatan Fasilitas Sarana dan Prasarana Pasar Anom Baru Sumenep (Rp802 juta).

2. Pembangunan Infrastruktur Penunjang SIHT (Jalan Utama) DBHCHT (Rp936 juta).

3. Pembangunan Infrastruktur Penunjang SIHT (Area Parkir, Mushalla, MCK, dan Kantin SIHT) DBHCHT (Rp1,6 miliar).

Di proyek Pasar Anom Baru, misalnya, ditemukan syarat dukungan material atap galvalum. Surat dukungan itu, menurut Akhmadi, hanya bisa diperoleh dari penyedia tertentu. Artinya, kontraktor lain otomatis tersisih.

“Ini jelas diskriminatif. Seolah-olah sudah diarahkan hanya untuk satu kelompok. Begitu juga dengan dua proyek lainnya, ada indikasi kuat dikunci untuk kepentingan pihak tertentu,” tegasnya.

Melihat indikasi yang mencurigakan, Komisi III DPRD Sumenep tak tinggal diam. Tiga sikap tegas pun dikeluarkan:

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Doa Bersama Suporter Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

1. Meminta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sumenep membatalkan ketiga proyek tersebut.

2. Mendesak agar ke depan tidak lagi ada “kuncian” dalam dokumen lelang yang menguntungkan pihak tertentu.

3. Menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta Dinas Koperasi UKM Perindag Sumenep pada Senin, 22 September 2025 untuk meminta klarifikasi.

“Kalau kondisi ini dibiarkan, kontraktor lokal akan semakin tersingkir. Padahal prinsip pengadaan itu harus transparan, akuntabel, dan adil untuk semua,” ungkapnya.

Akhmadi menegaskan, pembatalan proyek bukanlah langkah yang melanggar hukum. Dalam Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahannya, jelas disebutkan bahwa lelang bisa dibatalkan jika ada syarat diskriminatif, jumlah peserta tidak mencukupi, atau terbukti ada indikasi persekongkolan.

“Jangan sampai ada permainan kotor dalam pembangunan Sumenep. Kalau ini dibiarkan, bukan hanya kontraktor yang dirugikan, tapi juga masyarakat luas. Karena setiap rupiah anggaran itu berasal dari uang rakyat,” pungkas Akhmadi Yasid penuh penekanan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU