Kolaborasi FK Unair dan Kemenkes RI Perkuat Imunisasi Campak di Sumenep

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi FK Unair dan Kemenkes RI Perkuat Imunisasi Campak di Sumenep

Kolaborasi FK Unair dan Kemenkes RI Perkuat Imunisasi Campak di Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lonjakan kasus campak yang ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Belasan nyawa telah melayang akibat wabah ini. Menyikapi situasi genting tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) langsung turun tangan mendampingi pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) campak pada 25 Agustus–6 September 2025.

Pendampingan ini dilakukan bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Kehadiran akademisi medis dari Surabaya ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tinggi tak hanya berfokus pada ruang kuliah, tetapi juga hadir nyata dalam penanganan krisis kesehatan masyarakat.

“Tim vaksinator di lapangan memang sudah lengkap, namun tetap dibutuhkan dukungan dokter, terutama untuk advokasi, edukasi, serta pendampingan langsung. Karena itu, FK Unair menerjunkan tim khusus dari Departemen Pediatri,” kata Wakil Dekan III FK Unair, Dr. Sulistiawati, dr., M.Kes, Jum’at (29/08/2025)

Tim FK Unair diberangkatkan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama dipimpin oleh dr. Dwi Yanti Puspitasari, DTMH, MCTM, SpA(K) bersama dr. Alpha Fardah Athiyyah, SpA(K) dan sejumlah dokter PPDS. Mereka langsung berkoordinasi dengan Kemenkes serta Dinkes setempat untuk memetakan wilayah prioritas.

“Fokus pendampingan diarahkan ke daerah yang cakupan imunisasinya masih sangat rendah, bahkan di bawah 10 persen. Salah satunya adalah TK Qurrota Ayun, yang memiliki 200 anak sebagai sasaran imunisasi,” jelasnya.

Selain mengawal proses vaksinasi, tim FK Unair juga memberikan edukasi kepada orang tua, guru, dan tenaga kesehatan. Edukasi mencakup pentingnya imunisasi, cara deteksi dini gejala, hingga kesiapan menghadapi kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Jalin Silaturahmi dengan DPD LDII untuk Perkuat Sinergi Keamanan dan Ketertiban

Upaya vaksinasi masif ini mulai menunjukkan hasil. Data RSUD Sumenep mencatat, jumlah pasien campak menurun dari 22 menjadi 6 orang. Meski begitu, angka kematian masih cukup tinggi karena sebagian besar pasien datang dalam kondisi berat akibat komplikasi pneumonia.

“Rata-rata pasien datang sudah terlambat, dalam kondisi sangat kritis, sehingga penanganannya menjadi jauh lebih sulit,” ujarnya.

FK Unair menegaskan bahwa ORI campak diberikan kepada seluruh anak sesuai rentang usia, tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Jika anak sedang sakit atau demam, vaksinasi ditunda sementara, namun jika sehat maka vaksin tetap diberikan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan Bagi 127 Tokoh

Dr. Sulistiawati mengingatkan bahwa campak adalah penyakit yang sangat menular dan berpotensi mematikan. Pencegahan melalui imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi anak-anak, sekaligus menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat.

“Campak bukan penyakit sepele. Tanpa imunisasi, ancamannya bisa merenggut nyawa. Karena itu, vaksin bukan hanya melindungi anak sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitarnya,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi lintas lembaga ini, diharapkan cakupan ORI di Sumenep meningkat pesat sehingga penyebaran campak dapat ditekan. FK Unair memastikan akan terus hadir mendampingi masyarakat, demi menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman yang seharusnya bisa dicegah. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Pastikan Pemilu Aman dan Lancar, Dandim Sumenep bersama Forkopimda Tinjau TPS

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru