JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus teknologi yang membuat anak-anak semakin akrab dengan gawai, Khirata Foundation (Khidmat Ibu Rumah Tangga) kembali menghadirkan ruang kreatif yang penuh warna. Melalui kegiatan bulanan bertema “Kreasi Lilin Hias”, lembaga sosial ini mengajak anak-anak yatim dan dhuafa mengasah keterampilan tangan sambil belajar tentang nilai kerja keras dan keindahan.
Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (30/10/2025) di Basecamp Khirata Foundation, Perum Griya Mitra Land, Kolor, Sumenep. Sebanyak 15 anak binaan tampak antusias mengikuti proses pembuatan lilin hias dari bahan sederhana. Uniknya, buah pepaya muda dijadikan cetakan alami untuk membentuk lilin berwarna-warni yang indah dan wangi.
Mentor kegiatan, Hafiva Fandari, yang juga menjabat sebagai bagian Keuangan dan Pengembangan Usaha Khirata Foundation, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi juga bentuk perlawanan terhadap pola hidup pasif anak-anak akibat kecanduan gawai.
“Anak-anak sekarang cenderung pasif dan malas, karena hampir 24 jam waktunya dihabiskan untuk berinteraksi dengan smartphone. Padahal masa emas mereka seharusnya diisi dengan aktivitas yang bisa menumbuhkan rasa ingin tahu dan melatih daya cipta.” kata Hafuva kepada awak media usai kegiatan.
Lebih lanjut, Hafiva menegaskan bahwa Khirata Foundation berkomitmen membangun karakter anak melalui kegiatan nyata yang mendorong kemandirian dan empati sosial.

“Kami ingin anak-anak belajar mencipta, bukan hanya mengonsumsi. Dengan kegiatan sederhana seperti ini, mereka belajar menghargai proses, kerja sama, dan hasil karya sendiri,” ujarnya.
Suasana hangat dan penuh canda mewarnai proses pembuatan lilin. Anak-anak berebut menunjukkan hasil cetakannya, sementara para ibu pendamping tak kalah bersemangat memberi dukungan. Salah seorang wali sahabat yatim, Citra, mengaku sangat terharu melihat perubahan anaknya.
“Saya senang sekali, anak saya jadi lebih semangat dan percaya diri. Bahkan saya ikut belajar membuat lilin, ternyata menyenangkan,” ungkapnya sambil tersenyum.
Di akhir acara, tim Khirata Foundation membagikan bingkisan dan uang saku kepada seluruh peserta. Hasil karya lilin hias mereka kemudian diunggah melalui grup WhatsApp komunitas untuk dinilai bersama. Tiga karya terbaik akan mendapatkan hadiah spesial pada kegiatan khidmat bulan depan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa di tengah kemajuan teknologi, masih ada ruang bagi sentuhan kasih dan kreativitas yang menumbuhkan semangat anak-anak untuk terus berkarya. Khirata Foundation kembali membuktikan perannya bukan hanya sebagai lembaga sosial, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan penggugah potensi generasi muda. (REDJAVA****)












