JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menuturkan gaya hidup bisnis orang Madura yang unik dan nekat. Itu bukan hal yang aneh bagi masyarakat Madura di tanah perantauan.
Belakangan ini, perhatian masyarakat banyak terpukau atas kesuksesan orang Madura dan juga tertuju kepada macam-macam bisnis orang Madura di tanah perantauan.
Seperti misalnya, dagang bensin eceran di depan pom milik Pertamina atau membuka toko Alfaduro untuk menyaingi Alfamart dan juga toko- toko kelontong di pinggir-pinggir jalan raya.
Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan lewat sosial media pribadinya menilai prinsip berani, ulet dan kebal warga Madura sudah menjadi gaya bisnis dagang mereka.
“Didepan Alfamart ada Alfaduro atau Madura Mart, di depan pom bensin ada bisnis orang Madura jual bensin eceran,” kata Orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/07/2023).
“Itu semuanya menunjukkan bahwa orang Madura itu berani, ulet dan kebal . Kebal terhadap apapun,” imbuh Ketua DPC PDI-P Sumenep itu.
Dirinya menyebut banyak orang Madura sukses di tanah perantauan, khususnya di kota Metropolitan Jakarta, karena penerapan gaya bisnis orang Madura yang bermodalkan dasar berani, ulet dan kebal.
“Dimarahin dan diomelin Satpol PP kebal, merantau cuma bawa baju dua lembar sama sandal jepit. Eh pulang-pulang bawa mobil,” pungkasnya. (REDJAVA****)










