JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi., menekankan pentingnya stimulasi dini bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam membangun potensi dan kepribadian mereka.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber utama dalam Seminar Pendidikan bertajuk “Stimulasi Menumbuhkembangkan Anak Istimewa” yang digelar Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Universitas Annuqayah, Kamis, 15 Mei 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula KH. Abdul Basith itu dihadiri oleh dosen, mahasiswa, dan alumni PIAUD.
Dalam paparannya, Dr. Zamzami menegaskan bahwa pendekatan psikologis yang tepat adalah kunci dalam mendampingi perkembangan ABK.
“Stimulasi pada usia dini sangat menentukan arah tumbuh kembang anak. Anak istimewa butuh pendampingan berbasis ilmu, cinta kasih, dan kesabaran,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan inklusif harus lebih dari sekadar penerimaan di ruang kelas.
Lingkungan belajar harus mampu memberikan pengalaman yang setara dan bermakna bagi semua anak.
Ia pun menyerukan kolaborasi erat antara pendidik dan psikolog untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang benar-benar ramah anak.
Sementara itu, Ketua Prodi PIAUD, Ainul Hasanah, M.Si., dalam sambutannya menyatakan bahwa seminar ini bertujuan membekali mahasiswa dan alumni dengan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis menghadapi tantangan pendidikan anak, khususnya ABK.
“Kami ingin mencetak pendidik PAUD yang inklusif, peka secara sosial, dan tangguh menghadapi dinamika dunia anak,” kata Ainul.
Sebagai bagian dari acara, dilakukan juga pengukuhan Putri PIAUD Ramah Anak 2025, sebagai simbol gerakan moral dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, suportif, dan menghargai keberagaman kebutuhan anak.
Melalui kehadiran Ketua HIMPSI Sumenep, Universitas Annuqayah mempertegas komitmennya dalam membangun sinergi lintas disiplin demi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini yang inklusif dan berbasis pada ilmu. (REDJAVA****)












